1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 54

Paling Sering Dibaca

Rangkaian Kritik terhadap Tiga Pendekatan ‘Kritis’ Kajian Budaya (Bag. 2)

Pada bagian pertama tulisan ini, sudah dibahas perkembangan cultural studies sebagai salah satu pendekatan dalam kajian budaya yang berangkat dari kritik terhadap dikotomi superstruktur dan basis dalam sebuah aliran dalam Marxisme. Pendekatan lain dalam kajian budaya yang juga berangkat dari permasalahan yang sama adalah political economy. Namun, tidak seperti cultural studies yang lahir di Inggris, kajian political economy terhadap budaya pertama kali berkembang di benua Amerika. Basisnya pun tidak sama. Cultural studies lekat dengan aktivitas politik para pendirinya dalam gerakan kiri, terutama Workers Educational Association (WEA); sedangkan political economy dimulai sebagai kritik akademik terhadap sebuah pendekatanpenelitian. Political economy berkembang di universitas-universitas dan pusat-pusat penelitian, terutama tumbuh subur dalam bidang komunikasi dan kajian media. Sementara di dalam bidang cultural studies atau bidang-bidang sejenis, seperti kajian ras, agama, dan gender, penerimaannya cenderung minim, walau observasi ini tentu tidak bisa digeneralisasi.

Ekonomi Pengetahuan, atau Kognitarianisasi?

Kredit ilustrasi: fotolia.com DILIHAT dari perspektif pekerjaisme (Tronti, dkk), setiap kali ada jenis ekonomi baru yang muncul maka persis di situ kapitalisme menemukan cara baru

Penanggalan di kala revolusi

BRUMAIRE ke-18 Louis Napoleon adalah buku yang ditulis Karl Marx antara bulan Desember 1851 hingga Maret 1852. Dalam buku ini Marx berusaha menjelaskan kudeta diri yang

Ada Engels Di Balik Marx: Riwayat Hidup Friedrich Engels

SEJAUH ini, jika kita bicara Engels, maka yang segera muncul di kepala adalah ia adalah kawannya Marx. Kawan setia sepenanggungan, yang pertemanan keduanya tidak saja mengagumkan tapi juga menggetarkan dan mengubah dunia. Tapi siapa sebenarnya Engels, dan bagaimana peranannya dalam gerakan sosialisme internasional, publik Indonesia tak banyak tahu.

Estetika dan Kritik Sosial dalam Karya-karya Oscar Wilde (Bagian 1)

Siapakah Oscar Wilde? Pembahasan atas kehidupan pribadinya yang bohemian dan flamboyan terutama hubungannya dengan Lord Alfres Douglas yang juga membuat dia dipenjara seringkali mengalihkan perhatian khalayak dan menimbulkan kesalahpahaman atas karya-karyanya. Namun, tentu saja ada beberapa hal menarik yang dapat kita kaji dari karya-karya salah satu penulis Anglo-Irlandia paling terkemuka yang juga salah satu seniman aliran estetik-dekaden paling terdepan ini.

Penjarahan Ruang dalam Kapitalisme

Judul: Uneven Development: Nature, Capital and the Production of Space Penulis: Neil Smith Penerbit  : Ideas – Basil Blackwell (1991), University of Georgia Press (2008)

Tiga Tantangan Jokowi-JK di Bidang Pendidikan

KEMENANGAN pasangan Jokowi-Jusuf Kalla dalam pemilu yang lalu tak dapat dilepaskan dari beberapa program terkait pendidikan yang menarik buat banyak pemilih di Indonesia. Salah satu

Surat Terbuka kepada Bapak Prabowo Subianto

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh KEPADA Bapak Prabowo Subianto Yang Saya Hormati, Pertama-tama, ijinkanlah saya memperkenalkan diri. Saya Airlangga Pribadi Kusman, salah satu putra bangsa Indonesia yang

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.