1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 55

Paling Sering Dibaca

Di Indonesia, Waktu Pun Dijual Dalam Bentuk Yang Tak Utuh

Modernitas membuat kehidupan bergerak semakin cepat, sementara kemampuan manusia untuk benar-benar mengalami hidup justru semakin menipis. Teknologi menghadirkan koneksi tanpa henti, tetapi pada saat yang sama banyak orang merasa semakin jauh dari dirinya sendiri.

Marxisme dan Propaganda

‘SETIAP manusia, secara kodrati, ingin tahu,’ tulis Aristoteles dalam risalah Metafisika. Keingintahuan merupakan kodrat manusia sebagai spesies biologis yang mengembangkan nalarnya guna menghadapi kondisi eksternal

Respons Kristiani atas Krisis Agraria

Kredit ilustrasi: pusaka.or.id   KEKRISTENAN adalah agama dengan dimensi sosial yang kuat[1]. Konsekuensinya dia tidak dapat menutup diri terhadap berbagai masalah ekonomi, sosial, kebudayaan apalagi

Rangkaian Kritik terhadap Tiga Pendekatan ‘Kritis’ Kajian Budaya (Bag. 2)

Pada bagian pertama tulisan ini, sudah dibahas perkembangan cultural studies sebagai salah satu pendekatan dalam kajian budaya yang berangkat dari kritik terhadap dikotomi superstruktur dan basis dalam sebuah aliran dalam Marxisme. Pendekatan lain dalam kajian budaya yang juga berangkat dari permasalahan yang sama adalah political economy. Namun, tidak seperti cultural studies yang lahir di Inggris, kajian political economy terhadap budaya pertama kali berkembang di benua Amerika. Basisnya pun tidak sama. Cultural studies lekat dengan aktivitas politik para pendirinya dalam gerakan kiri, terutama Workers Educational Association (WEA); sedangkan political economy dimulai sebagai kritik akademik terhadap sebuah pendekatanpenelitian. Political economy berkembang di universitas-universitas dan pusat-pusat penelitian, terutama tumbuh subur dalam bidang komunikasi dan kajian media. Sementara di dalam bidang cultural studies atau bidang-bidang sejenis, seperti kajian ras, agama, dan gender, penerimaannya cenderung minim, walau observasi ini tentu tidak bisa digeneralisasi.

Tantangan Osamu Dazai

SETIAP kali kita berbicara tentang Marxisme dalam hubungannya dengan kesusastraan, ingatan kita selalu terbetik pada ‘realisme sosialis’, atau lebih tepatnya apa yang biasa kita artikan

Paradigma Infrastruktural dan Robin Hood

Kredit ilustrasi: https://comicvine.gamespot.com   DENGAN mundurnya AS dari Trans-Pacific Partnership (TPP) pasca penarikan-diri Trump awal tahun ini, lantas apakah tren dan sekaligus fitur-fitur “mengkhawatirkan” dari

Penjarahan Ruang dalam Kapitalisme

Judul: Uneven Development: Nature, Capital and the Production of Space Penulis: Neil Smith Penerbit  : Ideas – Basil Blackwell (1991), University of Georgia Press (2008)

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.