1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 261

Paling Sering Dibaca

Tanggapan Saiful Haq Soal Proposal Konferensi

Ikatan Baru Pasca Keterpisahan Yang Usang Perdebatan tentang kebutuhan dibentuknya sebuah front politik sebenarnya bukan hal baru. Beberapa konsep serupa sudah pernah diinisiasi kawan-kawan yang

Rubrik Baru: Kajian IndoPROGRESS

Pembaca yang budiman, Ini adalah kali pertama editor blog ini menyapa para pembaca. Kehadiran IndoPROGRESS yang semula dirancang secara spontan, ternyata mendapat sambutan yang cukup

Gerakan Buruh dan Lingkungan, Bersatulah!

Integrasi antara gerakan lingkungan dan pekerja merupakan jalan strategis untuk menghadapi tantangan ganda: krisis iklim yang semakin parah dan ketidakadilan struktural yang kian eksploitatif.

Perjamuan Kapitalisme: Ketika Keseharian menjadi Komoditas

Menghidangkan diri pada jamuan kapitalisme bukan sekadar tentang konsumsi barang atau jasa; ini adalah tentang penyerahan diri terhadap suatu sistem yang tidak hanya mengatur ekonomi, tetapi juga membentuk cara kita berpikir, merasakan, dan bertindak.

Menyikapi “Putaran Pembangunan”

SETELAH melewati enam hari perundingan eksklusif dan tertutup (13-18 Desember 2005), keputusan mengenai adanya Ministerial Declaration sebenarnya mengejutkan seluruh pihak. Apalagi bila diingat bahwa, terutama

Cerita Pendek

Panggung IA berhenti menjadi dirinya sendiri sejak terus-menerus diburu mimpi buruk. Ia selalu terbangun tengah malam dengan kucuran keringat yang membasahi badan. Mimpi yang sama.

Waktunya untuk Kedaulatan Pangan

Senin 24 Juli di Jenewa perundingan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) kolaps. Ia menyisakan renungan bahwa ada kesalahan besar di tengah sistem perdagangan dunia saat ini.

WTO Kalap, Perundingan Dibalap

Tenggat 30 April 2006 telah tamat. Teks kesepakatan yang disetujui di dalam Ministerial Declaration Hong Kong Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) kini terancam tak maju-maju. Modalitas

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.