1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 259

Paling Sering Dibaca

Isaak Illich Rubin

Ekonom Yang Bernasib Malang PADA 25 November lalu, Isaak Illich Rubin, genap berusia 124 tahun. Tak ada catatan tertulis dimana figur kita kali ini dilahirkan,

Kalau Mau, Pasti Tidak Impor Beras

Tren akhir tahun muncul lagi, impor beras. Walau yang menentang tidak sedikit, kebijakan ini jalan terus. Bahkan telah menjadi siklus tahunan. Babak impor beras 210.000

Arti Perlindungan Konsumen

Tahun 2004, 2005 dan 2006 adalah tahun anomali bagi petani padi Indonesia. Tercatat, produksi beras mengalami kenaikan, dan di awal tahun pemerintah menyatakan bahwa impor

Belajar Sampai Ke Cina?

ANALISA EKONOMI POLITIK DALAM rangka menyambut 60 tahun hubungan Indonesia-Cina, majalah Tempo edisi 26 April, menurunkan Liputan Khusus dengan tema “Memburu Investasi”. Dalam laporan panjang itu, terungkap

Bukan Panitia Tujuhbelas Agustusan

Catatan Menentang WTO Desember 2013 PADA 3-6 Desember, Pemerintah Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah untuk untuk melaksanakan Konferensi Tingkat Menteri (KTM) IX organisasi perdagangan dunia

Yang Muda Yang Kebelet

MOMEN peringatan Sumpah Pemuda yang lalu menjadi ajang kampanye elit kaum muda Jakarta. Wacana publik tentang kepemimpinan kaum muda dilontarkan tanpa henti melalui media massa.

Sebuah Perempatan Pukul Lima Petang

Orang berseliweran. Bergegas. Mengejar jalanan, menghindari aksi diam bumi; membiarkan macet terjadi di mana-mana. Bergegas menjemput payung di rumah agar bisa kehujanan uang di hujan kali ini. Bergegas mengejar kereta petang, semoga bisa bebas dari berjejal-jejal tubuh penuh keringat. Bergegas menyilih macet, bergegas mengejar kopi panas, bergegas mengejar…. Begitu banyak orang bergegas-gegasan di trotoar, di seperempat badan jalan. Angin setubuhi awan, jatuhlah hujan. Berlomba-lomba mereka lari ke bumi menciumi aspal. Orang-orang mulai berlari, payung-payung mengembang, jalanan mulai penuh, halte pun sumpek.

Upah Minimum dan Pembangunan Manusia

PERSENTASE rata-rata kenaikan UMP (Upah Minimum Provinsi) bukan 10.28% tetapi 11.45%. Pengusaha mengaku makin menjerit dengan kenaikan upah itu. Kontan, Rabu 28 November 2007 Bulan

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.