1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 253

Paling Sering Dibaca

Isaak Illich Rubin

Ekonom Yang Bernasib Malang PADA 25 November lalu, Isaak Illich Rubin, genap berusia 124 tahun. Tak ada catatan tertulis dimana figur kita kali ini dilahirkan,

Corat Coret Pilpres

H+1 BERTUBI-TUBI media memberitakan kemenangan SBY. Isu DPT bermasalah yang sempat terangkat menjelang hari H kini tenggelam sudah, begitu pun kasus2 kecurangan lainnya. Quick count

Surat Pembaca

Dear IndoPROGRESS,

MELIHAT perkembangan gerakan Kiri saat ini, tampak sekali bahwa kekuatan kelompok ini sangat lemah. Satu hal yang saya perhatikan, kelompok Kiri begitu sulit untuk bersatu, walaupun bahasa dan jargon-jargonnya sebenarnya sama. Apakah perpecahan di kalangan Kiri ini sebuah takdir sejarah?

Salam pergerakan,
Lucky A.

Edisi XVI/2013

Daftar Isi Edisi Ini: Antonio Gramsci tentang Krisis dan Kebangkitan Kapitalisme Global Zely Ariane: “Kita Seharusnya Bisa Melakukan lebih, Melawan Lebih!” Perjuangan Upah dan Kapitalisme

Epistemologi Rezim Ketakutan

NEGARA rasanya tak bisa lagi diharapkan untuk menindak kesemena-menaan ini karena keduanya, negara dan front sipil-paramiliter itu, menikmati singgasana yang sama. Keduanya memiliki kesamaan platform politik, yakni sama-sama anti Komunisme sejak dalam pikiran hingga ke tulang sum-sumnya. Dari aksi FAKI tersebut ketakutan itu begitu tampak. Betapa komunisme masih menjadi isu sensitif di Indonesia, dan ini secara sengaja dilanggengkan. Sensitivitas komunisme, juga kemisteriusan peristiwa 1965, tampak menjalari bangunan epistemologi kehidupan nyata maupun dunia khayal Indonesia.

Tonton Televisi Lokal

KALAU memang ada yang disebut ‘Indonesian Dream,’ maka saya punya sebuah ‘Indonesian Dream’ yang rasanya sepele bagi kalangan menengah ke atas. Mimpi saya sejatinya sepele

Membunuh dengan Data

Debat soal angka kemiskinan sama basinya dengan data kemiskinan yang dipakai tim ekonomi pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dari zaman pemerintahan Soeharto hingga SBY, perdebatan

Neoliberalisme Kena Batunya

KALI INI neoliberalisme terpojok. Pemerintah Amerika Serikat menghadapi dilema dalam mengatasi krisis keuangan terberat setelah depresi besar pada tahun 1930-an.

Pilihannya adalah antara membiarkan mekanisme ”pasar bebas” mengoreksi segala kebobrokan finansial yang kian membubung selama 10 tahun atau melakukan intervensi pemerintah untuk mengerem laju percepatan krisis dan mengembalikan kepercayaan terhadap perekonomian negara adidaya itu.

Aku Seorang Gerwani

Kau lahir dari rahimku yang memar, anak ku ketika tentara-tentara itu membuka lebar selangkangan dan harga diriku mencabik dan menghamburkan cairan birahi melampiaskan nafas jalang

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.