Iwak Peyek, Bang Haji, dan Gendjer-Gendjer
MARI bergoyang…. Asyiiik…. Goyang, Mang…Asohe…Ser… Ser…. Pernah heboh. Tahun 2003 muncul FPI (Front Pembela Inul), JI (Jamaah Inul), FBI (Fantasi Bokong Inul), CIA (Cintailah Inul
MARI bergoyang…. Asyiiik…. Goyang, Mang…Asohe…Ser… Ser…. Pernah heboh. Tahun 2003 muncul FPI (Front Pembela Inul), JI (Jamaah Inul), FBI (Fantasi Bokong Inul), CIA (Cintailah Inul
Poster oleh Andreas Iswinarto DALAM kunjungannya ke Amerika Serikat Oktober 2015 lalu, kepada Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Jokowi menyatakan keinginan Indonesia untuk bergabung

TAMPAKNYA aksi peledakan sejumlah bom dan serangan bersenjata yang dilakukan oleh sekelompok orang di jalan Thamrin, Jakarta, pada tengah hari bolong awal bulan ini, memiliki
ADA SETIDAKNYA dua tendensi yang mencuat ke permukaan di kalangan aktivis kiri saat ini. Pertama, tendensi yang hanya menekankan ’tujuan akhir’ tanpa analisa yang matang terhadap situasi riil dan identifikasi ruang-ruang taktis yang bisa dimanfaatkan untuk menuju tujuan akhir tersebut. Gerakan mereka tidak berpijak pada dunia riil, tapi berangkat dari ideal-ideal yang ada di kepala. Mereka suka memaksakan ideal-ideal tersebut tanpa memperhitungkan prasyarat material yang diperlukan untuk memenuhi ideal-ideal itu. Walhasil, mereka gagal merumuskan suatu trajektori politik yang konkret dan terjebak dalam kesibukan mengutuki dan memaki-maki dunia riil dengan retorika moral mereka. Sialnya, dunia tidak bisa diubah hanya dengan dikutuki dan dimaki.

Kritik – Musik dan Mesin: Futurisme dalam Perkembangan Musik Kliping – The Very Best of Fluxcup Karya – Karya-Karya The Popo Catatan Kawan – 50
ANALISA EKONOMI POLITIK SETELAH membahas tentang model aliansi kelas dalam rejim neo-fasis dan rejim kapitalisme-neoliberal (di sini), kini saya mengajak anda untuk mendiskusikan tentang basis

Ketika isu-isu kekerasan ’65 semakin diangkat ke permukaan, suara anti-komunisme pun semakin keras. Dari jenderal hingga politisi sipil sudah mulai angkat bicara tentang ‘kebangkitan PKI’ atau menebar ancaman agar ajaran ‘Marxisme/Komunisme’ tidak disebarluaskan. Seorang pemuka agama yang rajin memberikan kuliah di hadapan tentara pun mengibas-ngibas rumor baru: ‘Awas, KGB (Komunisme Gaya Baru)!’ Orang tentunya bisa tertawa miris. Ini lelucon yang jauh dari lucu, sebab yang ia maksud ‘KGB’ adalah (bekas) aktivis kiri yang masuk pemerintahan atau partai-partai tertentu.

Gerakan buruh harus sadar bahwa tidak ada polisi yang patut diucapkan selamat. Mereka adalah penindas.
SEBUAH pertemuan bersejarah kaum buruh Indonesia bertajuk ”Trade Unions Meeting for Political Consensus” dilaksanakan di Sukabumi, 23-25 November 2009. Pertemuan ini digagas Konfederasi Serikat Buruh

Riuh rendah peringatan ‘Gestok’ (Gerakan Satu Oktober) sudah mulai reda. Tempo sudah mengeluarkan edisi khusus soal Lekra dan peristiwa 1965 sambil bersenandung lirih tentang kedhaifan manusia. Para aktivis HAM sedang menikmati gaji hasil jerih payah mereka bekerja. Aktivis-aktivis buruh sibuk mempersiapkan aksi mogok nasional untuk menuntut kenaikan upah. Sementara tempe sudah makin jarang hadir di kelas—maaf, meja makan. Kalau pun hadir di lembar absensi, badannya kurus seperti pesakitan.

Pengantar HARI ini, setahun yang lalu, Muridan Widjojo wafat. Beliau adalah orang yang membuat saya memandang Papua dengan lebih tenang dan takzim. Tulisan ini buat
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.