Kemanusiaan Kata-kata
: P.A.T. Seorang kawan menulis puisi tentangmu aku jadi iri sebab aku pernah berada dalam iring-iringan membela kemanusiaanmu mengutuk tiran yang kuasanya bau mesiu lalu
: P.A.T. Seorang kawan menulis puisi tentangmu aku jadi iri sebab aku pernah berada dalam iring-iringan membela kemanusiaanmu mengutuk tiran yang kuasanya bau mesiu lalu
ADA SETIDAKNYA dua tendensi yang mencuat ke permukaan di kalangan aktivis kiri saat ini. Pertama, tendensi yang hanya menekankan ’tujuan akhir’ tanpa analisa yang matang terhadap situasi riil dan identifikasi ruang-ruang taktis yang bisa dimanfaatkan untuk menuju tujuan akhir tersebut. Gerakan mereka tidak berpijak pada dunia riil, tapi berangkat dari ideal-ideal yang ada di kepala. Mereka suka memaksakan ideal-ideal tersebut tanpa memperhitungkan prasyarat material yang diperlukan untuk memenuhi ideal-ideal itu. Walhasil, mereka gagal merumuskan suatu trajektori politik yang konkret dan terjebak dalam kesibukan mengutuki dan memaki-maki dunia riil dengan retorika moral mereka. Sialnya, dunia tidak bisa diubah hanya dengan dikutuki dan dimaki.

ANTONIO Gramsci pernah berujar, ketika dunia lama tengah diterpa krisis dan dunia baru belum dapat berdiri, itulah masa untuk Sang Monster. Ya, sang monster adalah apa yang tengah kita hadapi sekarang. Atas nama penyelamatan diri dari krisis, dunia lama alias kapitalisme, harus berperilaku layaknya monster untuk mempertahankan dirinya sendiri. Eksploitasi masif massa rakyat pekerja, penghancuran total sumber daya alam, dan berbagai macam modus pencurian besar-besaran sumber daya publik adalah proses wajar dari kapitalisme sekarang. Layaknya monster, proses kerja kapitalisme ini bukan hanya mengancam bangunan sosial masyarakat modern, akan tetapi lebih besar dari pada itu, juga mengancam peradaban kemanusiaan yang sudah terbangun selama ini.
World Economic Forum 2011 dan Penataan(-ulang) Global THE World Economic Forum (WEF), adalah sebuah organisasi non-profit Swiss, yang berbasis di Cologny, Jenewa. Ia terkenal
Kami Selalu Ingat! adalah seri wawancara IPTV yang menghadirkan cerita dari korban dan keluarga korban pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia.
Sastrawan besar -bahkan dapat dikatakan termasuk terbesar yang pernah dimiliki Indonesia- dan progresif, Pramoedya Ananta Toer telah meninggalkan kita tepat satu hari sebelum Hari Buruh
TANGGAL 25 Maret 2008, Mahkamah Konstitusi memutuskan untuk memenuhi sebagian dari tuntutan judicial review UU No 25/2007 tentang Penanaman Modal. Mahkamah Konstitusi (MK) hanya membatalkan
SANGAT sering, ketika Anda kehabisan ide menulis, menimba inspirasi dari tulisan orang lain bisa sangat membantu. Itulah yang kini terpaksa saya lakukan. Selain itu, tentu

PADA Desember 2010, Tunisia, sebuah negara di kawasan Timur Tengah, diguncang oleh perubahan revolusioner. Pemerintahan diktator yang telah berkuasa puluhan tahun berhasil digulingkan oleh gerakan

DALAM dua hari ini, kita disuguhkan oleh berita mengenai penyerangan oleh kelompok Islamis terhadap kegiatan ibadah yang dilakukan oleh kalangan Kristen di Yogyakarta. Serangan brutal

Ketika isu-isu kekerasan ’65 semakin diangkat ke permukaan, suara anti-komunisme pun semakin keras. Dari jenderal hingga politisi sipil sudah mulai angkat bicara tentang ‘kebangkitan PKI’ atau menebar ancaman agar ajaran ‘Marxisme/Komunisme’ tidak disebarluaskan. Seorang pemuka agama yang rajin memberikan kuliah di hadapan tentara pun mengibas-ngibas rumor baru: ‘Awas, KGB (Komunisme Gaya Baru)!’ Orang tentunya bisa tertawa miris. Ini lelucon yang jauh dari lucu, sebab yang ia maksud ‘KGB’ adalah (bekas) aktivis kiri yang masuk pemerintahan atau partai-partai tertentu.
PRIVATISASI. Para aktivis mengutuknya. Para pakar mengkritiknya, kerap disertai emosi yang meluap-luap. Para pegawai di instansi bersangkutan cemas dan tersayat-sayat ketika ia datang. Tak berlebihan
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.