1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 247

Paling Sering Dibaca

Edisi LKIP08

Sesungguhnya, kami ingin mengawali pengantar ini dengan ucapan Dirgahayu RI yang Ke-68. Namun, berita tentang pemboman di Wihara Ekayana yang berseliweran di timeline twitter serta jejaring sosial lainnya, membatalkan hal itu. Kami pun lantas hendak menundukkan kepala sejenak, mengheningkan cipta, berdoa. Tapi ah, sudah terlalu banyak doa didaraskan dari Sabang hingga Merauke, Sangirtalaut hingga Sabu, toh beberapa saat lagi kedukaan demikian berulang jua kita dengar.

Basis Sosial Rejim Kapitalisme-neoliberal

ANALISA EKONOMI POLITIK SETELAH membahas tentang model aliansi kelas dalam rejim neo-fasis dan rejim kapitalisme-neoliberal (di sini), kini saya mengajak anda untuk mendiskusikan tentang basis

Edisi XLIII/2017

Daftar Isi: Suara “Merah” Ibukota: Geliat Politik Partai Komunis Indonesia Comite Djakarta Raya Kiri dan Ahli Masalah dengan Modal Sosial: Empat Kritik Harriss terhadap Putnam

Membangun Kota yang Berkeadilan

MIRIS sekali kehidupan di kota Jakarta ini. Suatu sore, ketika melintasi jalan Sultan Agung (Jl Pasar Rumput) Jakarta Selatan, di salah satu jembatan yang menghubungkan

Die Linke Merambah Barat Jerman

JANUARI 2008 adalah bulan yang menggembirakan bagi Die Linke atau The Left Party. Partai ini adalah partai baru di Jerman yang pada pemilu federal Jerman

Jokowi, Rupiah dan Rezim Masa Lalu

SEJAK pemerintahan baru terbentuk, nilai tukar rupiah terus melanjutkan tren penurunannya yang sudah berlangsung sejak sementer II 2011. Namun tren penurunan belakangan ini paling ekstrem

Robekan Terakhir Kalender

DI NUSANTARA, tentu saja waktu, sebagaimana yang kita kenal sekarang, datang bersama kolonialisme. Jika mengikuti waktu tradisional yang bergantung pada alam maka penjarahan yang dilakukan kompeni tidak berjalan maksimal. Pengaturan waktu a la modern pun diperkenalkan. Tentu tidak tanpa perlawanan. Sisa-sisa perlawanan atasnya masih bisa kita endusi dalam frase ‘waktu karet’ alias ngaret. Demikian pula penanggalan yang kita kenal sekarang. Untuk kerja, liburan, hari-hari raya, kita berpegang pada penanggalan Romawi, sedangkan penanggalan tradisional tinggal sebagai ramalan-ramalan nasib hidup. Tentu saya tidak bermaksud bernostalgia dan mengajak kita untuk kembali pada penanggalan tradisional itu.

Lagi, Pelajaran dari Irlandia

PADA hari Sabtu, 27 November lalu, Dublin, ibukota Irlandia, diguncang demonstrasi massal. Sekitar 50 sampai 100 ribu orang turun ke jalan, memrotes paket dana talangan besar-besaran terhadap perbankan yang tengah mengalami krisis. Dana talangan terhadap perbankan itu, dianggap tidak adil karena justru yang paling membutuhkan adalah rakyat pekerja, sebab merekalah yang paling menderita akibat krisis. Ya, dalam beberapa pekan terakhir ini, negara kecil yang bersebelahan dengan Inggris itu, telah menarik perhatian dunia karena krisis ekonomi yang menderanya.

Krisis Irlandia ini memberi pertanda bahwa krisis ekonomi Eropa belum pulih, bahkan cenderung meluas ke negara-negara Eropa Timur. Dan seperti biasanya, IMF, Bank Dunia, dan negara-negara Eropa Barat memandang krisis ini sekadar krisis likuiditas keuangan, sehingga obat pencegahnya adalah kucuran dana talangan (bailout) sebesar $112 miliyar. Dan seperti biasanya pula, jangan berpikir bahwa dana sebesar itu akan dirasakan manfaatnya oleh rakyat pekerja, terutama bagi 400 ribu pengangguran. Bahkan sebaliknya, sebagai imbalan dari dana “penyelamatan” ini, rakyat Irlandia diharuskan untuk berhemat di segala sisi. Misalnya, jaminan kesejahteraan sosial dipotong sebesar 4 persen, pembiayaan sektor publik dipotong sebesar 16 persen, dan pemaksaan upah minimum dan pajak retribusi kepada rakyat pekerja.

Mereka yang Janggal: Para Pendeta Merah Indonesia

Di tengah sikap gereja yang mengecam komunisme, ada orang-orang yang “janggal”. Mereka bagian dari otoritas (sebagai rohaniwan atau pendeta), tapi juga tidak menunjukkan permusuhan terhadap kiri.

Kabut Asap dan Nalar

Foto diambil dari http://blog.act.id   PERHATIAN publik saat ini terfokus pada soal bencana asap yang merajalela dari berbagai lokasi kebakaran hutan – terutama yang terjadi

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.