
Si Lugu di Tengah Gonjang-ganjing Politik
BAIKLAH. Dalam Oase kali ini, saya sengaja membayangkan diri sebagai seseorang yang lugu. Kita tahu, akhir-akhir ini negara kita berada dalam gonjang-ganjing politik yang, sial

BAIKLAH. Dalam Oase kali ini, saya sengaja membayangkan diri sebagai seseorang yang lugu. Kita tahu, akhir-akhir ini negara kita berada dalam gonjang-ganjing politik yang, sial

Daftar Isi: Anarkisme dalam Narasi Perlawanan Global Memori Kolektif, Perspektif Korban dan Marwah Peradaban Wawancara Antonius Made Tony Supriatma AKSES terhadap informasi serta platform-nya yang

BARU-BARU ini, saya terlibat dalam diskusi yang cukup hangat dengan seorang rekan. Topiknya apalagi kalau bukan persoalan yang lagi hangat di tanah air: soal perseteruan
Pengesahan RUU Penanaman Modal (PM) pada 29 Maret yang lalu seakan menegaskan ‘mazhab’ yang dipilih oleh pemerintah dalam konteks investasi asing dan perdagangan bebas. RUU
Simak tulisan terbaru di rubrik Kajian dari George Junus Aditjondro berjudul: Dinamika Politik dan Modal di Sulawesi. Artikel ini disampaikan untuk Konsultasi Regional KKJD (Kelompok
Gelombang Baru Reforma Agraria Di Awal Abad ke-21 “… pemecahan masalah tanah merupakan suatu syarat untuk perwujudan yang sempurna dari aspirasi-aspirasi kebangsaan negeri-negeri Asia Tenggara;
Situasi ekonomi yang kian sulit di masa datang akan menempatkan buruh pada posisi tawar yang kian rendah. UUK dan revisinya akan jadi aturan normatif yang
KETIKA rejim Stalinisme di Uni Sovyet dan Eropa Timur runtuh, Francis Fukuyama bersabda, “sejarah telah berakhir.” Tetapi, setelah lebih dari dua dekade, bukan sejarah yang
Sekelompok massa membubarkan paksa acara Lady Fast, di Jogjakarta, 2/4/2016. Foto diambil dari belokkirifest.org “Demi Allah, aku berjanji bahwa kalian tidak akan mendapatkan keselamatan
“AKU lahir bersama ketakutan,” tulis Thomas Hobbes. “Ketakutan adalah saudara kembarku.” Saat itu 5 April 1588, armada Spanyol yang perkasa telah dikirim untuk menghantam Inggris.
Tanggapan Terhadap Perdebatan Mengenai Utopia MEMBACA dua tulisan oleh Airlangga Pribadi (AP) (di sini dan Coen Husain Pontoh (CHP) (di sini), saya memiliki dua analogi.
Kita belum lupa bahwa di dalam pemogokan tersebut, Petrus Ayamseba ditembak. Hingga saat ini proses penyidikan terhadap kasus penembakan itu tidak jelas dan tak ada satupun pelaku yang ditangkap. Kita belum lupa, PT Freeport Indonesia adalah perusahaan yang terdaftar sebagai salah satu perusahaan multinasional terburuk tahun 1996. Keuntungan ekonomi yang dibayangkan tidak seperti yang dijanjikan. Yang terjadi malah sebaliknya, kerusakan lingkungan dan memburuknya kondisi masyarakat di sekitar lokasi pertambangan. Freeport telah seringkali menjadi sasaran protes akibat berbagai pelanggaran hukum dan HAM serta dampak lingkungan dan pemiskinan masyarakat. Selain itu, emas dan tembaga Freeport tidak menyumbang apapun bagi peningkatan kesejahteraan rakyat Papua. Provinsi kaya raya itu tetap merupakan propinsi termiskin di Indonesia, dengan tingkat resiko penyakit dan kematian tertinggi. Papua juga mencetak rekor sebagai provinsi dengan kekerasan tentara tertinggi di seluruh wilayah Indonesia. Sejak PT FI beroperasi, sekitar 100.000 kematian rakyat terjadi bumi Cendrawasih itu.
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.