Jokowi, Rupiah dan Rezim Masa Lalu
SEJAK pemerintahan baru terbentuk, nilai tukar rupiah terus melanjutkan tren penurunannya yang sudah berlangsung sejak sementer II 2011. Namun tren penurunan belakangan ini paling ekstrem
SEJAK pemerintahan baru terbentuk, nilai tukar rupiah terus melanjutkan tren penurunannya yang sudah berlangsung sejak sementer II 2011. Namun tren penurunan belakangan ini paling ekstrem
PEMILU yang baru lalu memberikan tontonan menarik yaitu akrobat para politikus. Pasangan presiden dan wakil presiden yang berjuang bersama selama lima tahun berpisah; PKS bergabung
Kasus Posisi HARI Jumat (7/1/2011), Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring, seusai melantik para pejabat eselon I di jajaran kementeriannya (Kemkoninfo), memberikan pernyataan, “Dalam

Masalah ilmu sosial kita sudah ada sejak lama, termasuk mendukung dan melegitimasi kebijakan pemerintahan. Kita harus membangun kembali imajinasi kolektif agar spirit keilmuan yang hilang terbuka lebar.

Salah satu akademisi yang banyak berkontribusi terhadap penafsiran marxisme adalah Althusser, yang membunuh istrinya sendiri.

BELUM lama ini, pada 25 Agustus 2014, anggota DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019 dilantik. Sebagai pembawa mandat warga Jakarta, mereka tentu harus diingatkan untuk menyelesaikan
SANGAT sering, ketika Anda kehabisan ide menulis, menimba inspirasi dari tulisan orang lain bisa sangat membantu. Itulah yang kini terpaksa saya lakukan. Selain itu, tentu

SAAT ini, kita menyaksikan adanya kebangkitan politik kelas di Indonesia. Belum lama ini, untuk pertama kalinya pada masa pasca-reformasi, gerakan rakyat berhasil menahan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Perlawanan yang luar biasa ini sampai mempolarisasi (memecah hegemoni) kekuatan-kekuatan politik dari kelas yang berkuasa di parlemen. Kemudian, kita juga melihat kecenderungan penyatuan serikat-serikat buruh reformis yang besar ke dalam sebuah ’blok gerakan buruh’ yang bernama Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI). Perlawanan terhadap ’akumulasi primitif’ di wilayah-wilayah agraris oleh kaum tani, masyarakat adat dan warga yang dirampas tanahnya pun semakin menajam dan keras.

Bagi Zohran Kwame Mamdani, politik yang sehat tidak dimulai dari “berapa banyak orang menonton,” melainkan dari “berapa banyak orang merasa didengar.”
SAYA bukan seorang diktator. Akan tetapi, banyak kritik terhadap keberhasilan yang sudah dicapai, sebenarnya didasari ketidakmengertian bahwa saya adalah seorang penguasa. Logika saya sebagai
Foto diambil dari http://blog.act.id PERHATIAN publik saat ini terfokus pada soal bencana asap yang merajalela dari berbagai lokasi kebakaran hutan – terutama yang terjadi
SEHARI sebelum pemilihan umum (Pemilu), Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta, menulis sebuah kolom di harian The New York Times. Horta mencoba menjelaskan ‘kekalahannya’ dalam
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.