
LKIP Edisi 27
Teori – Slavoj Žižek dan Pembentukan Identitas Subjektif Melalui Bahasa Liputan – Ketika Masyarakat adalah User, Seniman Harus Jadi Fasilitator Karya – Puisi-Puisi Beni Satryo Catatan

Teori – Slavoj Žižek dan Pembentukan Identitas Subjektif Melalui Bahasa Liputan – Ketika Masyarakat adalah User, Seniman Harus Jadi Fasilitator Karya – Puisi-Puisi Beni Satryo Catatan

Kemegahan sirkus tak jarang hanyalah selubung dari praktik kekerasan sistemik yang dalam, dan sialnya nyaris tak terdengar.

Daftar Isi: Mari Rebut Kembali Universitas Publik! Pembantaian Massal 1965 Sebagai Gerakan Kontra-Revolusioner Wawancara dengan Ronny Agustinus Pengantar PADA 15 Oktober 2015, kaum buruh
PERKEMBANGAN pesat konflik kekerasan komunal-sektarian saat ini, sudah mencapai tahap yang sangat mengkhawatirkan. Pelaku kekerasan ini bukan hanya memperoleh ruang untuk bergerak secara fisik, tapi
TANGGAL 25 Maret 2008, Mahkamah Konstitusi memutuskan untuk memenuhi sebagian dari tuntutan judicial review UU No 25/2007 tentang Penanaman Modal. Mahkamah Konstitusi (MK) hanya membatalkan


UNTUK memahami secara utuh proyek Anggaran Partisipatif, yang diusung oleh Partai Buruh Brazil, walaupun ringkas, kita mesti menengok kondisi ekonomi-politik Brazil keseluruhan. Tanpa penelaahan terhadapnya,
DI NUSANTARA, tentu saja waktu, sebagaimana yang kita kenal sekarang, datang bersama kolonialisme. Jika mengikuti waktu tradisional yang bergantung pada alam maka penjarahan yang dilakukan kompeni tidak berjalan maksimal. Pengaturan waktu a la modern pun diperkenalkan. Tentu tidak tanpa perlawanan. Sisa-sisa perlawanan atasnya masih bisa kita endusi dalam frase ‘waktu karet’ alias ngaret. Demikian pula penanggalan yang kita kenal sekarang. Untuk kerja, liburan, hari-hari raya, kita berpegang pada penanggalan Romawi, sedangkan penanggalan tradisional tinggal sebagai ramalan-ramalan nasib hidup. Tentu saya tidak bermaksud bernostalgia dan mengajak kita untuk kembali pada penanggalan tradisional itu.
Dua tahun masa pemerintahan SBY-JK, tak terlihat ada perbaikan tingkat kesejahteraan rakyat yang signifikan. Bahkan yang terjadi, makin melonjaknya angka kemiskinan, makin memburuknya sektor pelayanan
Langkahmu cepat seperti terburu, berlomba dengan waktu Apa yang kau cari belumkah kau dapati. Diangkuh gedung gedung tinggi … Lari kota Jakarta lupa kaki yang
Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan bangga mengatakan bahwa angka kemiskinan tahun ini sudah turun. Karena itu, katanya, bila pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai tujuh persen di
SAYA bukan seorang diktator. Akan tetapi, banyak kritik terhadap keberhasilan yang sudah dicapai, sebenarnya didasari ketidakmengertian bahwa saya adalah seorang penguasa. Logika saya sebagai
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.