
Islam dan Liberalisme di Indonesia Pasca-1965
Liberalisasi Islam di Indonesia dimungkinkan terjadi oleh peristiwa 1965

Liberalisasi Islam di Indonesia dimungkinkan terjadi oleh peristiwa 1965

Artikel ini dibuat untuk memperingati 10 tahun meninggalnya Laclau, merefleksikan secara singkat warisan pemikirannya dan mempertimbangkan tantangan teoretis serta historis yang dihadapi paradigma pasca-marxis pada dekade ketiga abad ke-21.

Judul buku : Putih: Warna Kulit, Ras, dan Kecantikan di Indonesia Transnasional Penulis : L. Ayu Saraswati Tahun terbit : 2017, Cetakan kedua: 2019 Penerbit

Pemerintahan Prabowo akan melanjutkan apa yang ada sekarang, mengupayakan stabilitas dengan mengakomodasi banyak kelompok. Namun tetap ada potensi instabilitas di dalamnya, termasuk dari perlawanan masyarakat.

Warga Keerom memendam sejarah panjang yang saling terkait, mulai dari pendudukan perusahaan sawit, gerakan tentara pembebasan nasional, dan penaklukan oleh militer Indonesia. Kini mereka hidup dalam reruntuhan setelah semua janji kesejahteraan tak terpenuhi.

BERBEDA dari ahli ekonomi politik pada zamannya, Karl Marx menempatkan komoditi sebagai sesuatu yang sangat penting untuk dibahas, sebelum mengurai soal-soal penting lainnya seperti sewa, tanah, tenaga kerja, nilai lebih, krisis, tendensi jatuhnya tingkat keuntungan, dsb. Karena itu, dalam Capital, Marx memulai karya besarnya itu dengan membahas Komoditi. Bahkan bisa dibilang, Capital tidak lain adalah teori tentang komoditi (Albritton, 2007: 23).

Kohei Saito membuka kembali diskusi tentang krisis antroposen dari kacamata marxisme. Krisis adalah konsekuensi tak terelakkan dari sistem ekonomi politik sekarang: kapitalisme. Ia pun mengusulkan tawaran solusi. Tapi, apakah cukup?

“Men make their own history, but they do not make it as they please; they do not make it under self-selected circumstances, but under circumstances

Sejak Indonesia masuk ke papua, nasionalisme tak pernah berjejak selain kematian dan impunitas

“Saya merekomendasikan tujuh buku yang wajib dibaca dan dibedah, agar sedapat mungkin mengubah pandangan yang bias dan kabur menjadi kokoh dan fokus. Saya kira tujuh buku ini kiranya menjadi moda terakhir yang dapat menjadi senjata agar generasi “Indonesia Emas” tidak benar-benar menjadi kaleng rombeng.”

Karena sejarah Palestina adalah sejarah penjajahan, mereka harus punya hak untuk menentukan nasib mereka sendiri.

ADA banyak hal yang diajarkan masyarakat kepada kita tentang apa yang kodrati dan apa saja yang tidak. Dua di antaranya ialah perkawinan dan keluarga. Dari
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.