1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 24

Paling Sering Dibaca

Konteks Sosial-Historis Pemikiran Marx dan Engels

SEBUAH pemikiran muncul karena dikondisikan oleh kenyataan sosial di zamannya. Secara umum, kemunculan Marxisme dikondisikan oleh munculnya cara produksi kapitalis, pertentangan kelas, dan berbagai macam

Golput, Masihkah Relevan?

BURUKNYA persepsi dan penilaian publik atas situasi-kondisi lembaga perwakilan dan partai politik selama ini telah memicu dan menjadi alasan bagi sebagian warga untuk memilih tidak

Hidup dalam Reruntuhan: Ekstraktivisme Agraria di Keerom Papua

Warga Keerom memendam sejarah panjang yang saling terkait, mulai dari pendudukan perusahaan sawit, gerakan tentara pembebasan nasional, dan penaklukan oleh militer Indonesia. Kini mereka hidup dalam reruntuhan setelah semua janji kesejahteraan tak terpenuhi.

Kritik Marxis-Leninis terhadap Jürgen Habermas

Habermas berulang kali menyatakan dukungannya terhadap gagasan bahwa tatanan liberal Barat bukan sekadar salah satu sistem politik di antara yang lain, melainkan cakrawala normatif dari perkembangan politik modern

Komoditi Sebagai Hubungan Sosial (1)

BERBEDA dari ahli ekonomi politik pada zamannya, Karl Marx menempatkan komoditi sebagai sesuatu yang sangat penting untuk dibahas, sebelum mengurai soal-soal penting lainnya seperti sewa, tanah, tenaga kerja, nilai lebih, krisis, tendensi jatuhnya tingkat keuntungan, dsb. Karena itu, dalam Capital, Marx memulai karya besarnya itu dengan membahas Komoditi. Bahkan bisa dibilang, Capital tidak lain adalah teori tentang komoditi (Albritton, 2007: 23).

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.