1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 113

Paling Sering Dibaca

Marxisme dan Universalia (Bagian II)

PERBEDAAN filsafat Marx dari Hegel, seperti sudah kita saksikan dalam artikel sebelumnya, dapat dipilah ke dalam posisi realisme imanen dan realisme transenden. Bagi Hegel, sifat-sifat dan relasi antar hal dapat ada terpisah dari halnya, sementara bagi Marx, sifat-sifat dan relasi tersebut hanya ada di dalam halnya. (Sedikit catatan tentang terminologi. Istilah ‘realisme’ yang digunakan di sini jangan dikacaukan dengan istilah yang sama yang dipakai dalam perdebatan epistemologis tentang hubungan antara pikiran dan kenyataan. Para pemikir Yunani Antik dan Eropa Abad Pertengahan tidak mempersoalkan ada/tidaknya kenyataan di luar pikiran kita sebab, bagi mereka, kenyataan sudah jelas dengan sendirinya ada dan independen dari pikiran. Persoalan ada/tidaknya kenyataan di luar pikiran adalah topik yang khas Modern, antara lain dimulai sejak Descartes. Istilah ‘realisme’ yang digunakan di artikel ini sepenuhnya berkaitan dengan status ontologis dari sifat dan relasi—dua hal yang disebut sebagai universalia. Realisme Klasik dan Abad Pertengahan berkenaan dengan ontologi, sementara realisme Modern berkenaan dengan epistemologi). Pertanyaan utama kita di sini adalah: apakah relevansi dari posisi realisme imanen Marx bagi konsepsinya tentang dialektika? Apakah perbedaan pengertian Marx dan Hegel tentang universalia ikut menyumbangkan sesuatu terhadap perbedaan mereka dalam hal dialektika?

Tibo dan Penguburan Fakta

FABIANUS  Tibo (61), Marinus Riwu (49), dan Dominggus da Silva (39) kini menghadapi eksekusi mati. Mereka dituduh terlibat serangkaian tindak kekerasan di Poso akhir Mei

Diplomasi Militer dan Masa Depan Perdamaian Dunia

‘Sejarah dunia adalah sejarah pemerasan, apakah tanpa pemerasan sejarah tidak ada? Apakah tanpa kesedihan, tanpa pengkhianatan, sejarah tidak akan lahir? Seolah-olah, bila kita membagi sejarah,

Perjuangan Sehat di Pesisir Kaimana

Suasana senja dari Kampung Coa, salah satu kampung di wilayah pesisir Kabupaten Kaimana. Kredit foto: Eduardo Erlangga   MENJADI sehat adalah perjuangan yang penuh getir

Materialisme, Krisis, dan Problem Makna

SETIAP materialisme yang konsekuen dan murni, yang hendak menegaskan suatu objektivitas secara absolut, selalu menghadapi apa yang dapat disebut ‘problem makna.’ Problem tersebut dapat dirumuskan

Adios Maestro! Selamat Hari Guru!

Sumber ilustrasi: Bilven Sandalista   SELAMAT HARI GURU. Selamat kepada kalian para buruh pabrik kapitalisme kognitif. Ah, maaf. Bahasa saya terlampau rumit? Anda kurang paham?

Islam dan Patriarki

Kredit foto: Nasional Tempo.co   (1) TAHUN 2011, media-media di New York dihebohkan oleh satu skandal. Dominique Strauss-Kahn, seorang pejabat di International Monetary Fund (IMF),

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.