1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 108

Paling Sering Dibaca

Babak Baru Persoalan Papua di PBB

Ilustrasi oleh Alit Ambara (Nobodycorp)   PERSOALAN Papua di PBB kini memasuki babak baru. Bukan saja karena telah ada tujuh negara sebagai subjek hukum internasional

Perfilman Indonesia sebagai Indikator Demokrasi  

KADAR demokrasi suatu negara sesungguhnya bisa dilihat dari pilihan film yang tersedia bagi masyarakatnya. Logikanya: semakin beragam film yang beredar di publik, semakin terbuka pula masyarakatnya

Konsepsi Marx Tentang Civil Society

Catatan untuk Justinus Prastowo ARTIKEL panjang dari Justinus Prastowo, sangat menarik untuk didiskusikan. Pemaparannya tentang konsepsi Gramsci mengenai Civil Society, sangat membantu kita untuk memetakan

‘Der Junge Karl Marx’ (2017)

Kredit ilustrasi: aureliehuet.com   DER Junge Karl Marx (atau “Le Jeune Karl Marx” dan “The Young Karl Marx”) adalah film biopik besutan sutradara Raoul Pack.

“SMK Bisa!”: Jalan Menuju Mobilisasi atau Marginalisasi?

“Inferioritas SMK semakin menjadi dengan banyaknya stigma sosial yang disematkan ke pelajar SMK. Sepanjang tahun 2020, misalnya, publik ramai mencap negatif partisipasi pelajar SMK di aksi menentang omnibus law. Partisipasi mereka dianggap sebagai kenakalan remaja, alih-alih memahami bahwa memang karena omnibus law berdampak negatif pada nasib mereka di pasar tenaga kerja kelak.”

Masya Alloh Lenin, Masih Soal Kelas?!

Gambar diambil dari ideologicalfightback.com   DI BEBERAPA tulisan sebelumnya (di sini dan di sini), saya sudah paparkan bahwa kelas itu kategori sosial yang dipertautkan relasi

Diego Maradona, Sepak Bola, dan Gerakan Kiri

Ilustrasi: Illustruth Pada tahun 2005 Fidel Castro pernah melayani sebuah wawancara televisi.  Ia diwawancarai oleh seorang pria yang mengenakan kaos Ernesto “Che” Guevarra, beranting, berkalung

Masalah Kekuasaan Negara

Tanggapan untuk Roysepta Abimanyu Artikel Roysepta Abimanyu, “Berbicara Kembali Tentang Kesadaran Politik (Kelas),” menarik untuk didiskusikan lebih lanjut. Dalam artikel itu, Abimanyu membahas dengan jernih

Neoliberalisme, Krisis dan Perlawanan Rakyat

Jurnal Indoprogress III/ Januari 2013 Krisis ekonomi 1997 memberikan pemahaman kepada rakyat Indonesia bahwa rezim ekonomi politik otoriter Orde Baru Soeharto yang saat masih berkuasa,

Iran Dalam Kepungan: Perang, Sanksi, dan Ancaman Disintegrasi

idak bisa dimungkiri, krisis ekonomi Iran bukan semata-mata disebabkan oleh penerapan kebijakan neoliberal dan persekongkolan elite yang diuntungkan oleh kebijakan-kebijakan itu, melainkan juga oleh embargo ekonomi selama puluhan tahun yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat beserta sekutu-sekutunya.

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.