Artikel

Perjuangan mendapatkan THR (dan kemudian Bonus Hari Raya atau BHR) bukan sekadar tuntutan penghasilan tambahan, melainkan sebuah perjuangan politik yang lebih luas — menyangkut klasifikasi pekerja, tanggung jawab negara, dan makna kerja yang layak dalam ekonomi platform.
Institusi-institusi demokrasi modern—seperti pemilu, parlemen, dan Mahkamah Konstitusi—tidak dihancurkan. Sebaliknya, institusi-institusi tersebut tetap digunakan, tetapi dalam logika patrimonial: sebagai properti politik yang dibangun di atas loyalitas personal dan dapat diwariskan.
Dorongan anti-imperialisme sebenarnya telah lama berlangsung. Namun dalam beberapa tahun terakhir, ia semakin menimbulkan kekhawatiran di kalangan Barat akibat berbagai perubahan dan dinamika geopolitik yang muncul.
Represi politik menghalangi perubahan dari dalam; sanksi menutup pintu terhadap dunia luar. Keduanya bersama-sama menyempitkan ruang gerak rakyat sebagai pelaku sejarah.

Artikel

Di Balik Kenikmatan Kita Menikmati Transportasi Online

Hubungan pengemudi Ojol dan aplikator merupakan hubungan perburuhan, bukan kemitraan seperti yang dinarasikan aplikator, diamini Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Perhubungan dan dilegitimasi oleh sebagian pengamat hukum doktrinal

Membongkar Mitos Gotong Royong

Gotong royong selama ini dimaknai sebagai hal yang positif, dan diterima begitu saja. Padahal, dalam sejarah, ia adalah alat kelas penguasa untuk mengontrol masyarakat.

Tiga Perspektif Pembangunan Agraria

Kerja-kerja penelitian masyarakat agraria berbasis kelas (ekonomi-politik) ini perlu digencarkan untuk menandingi wacana dominan tentang kelembagaan dan populisme agraria saat ini

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.