
Marx 201: Kembalinya Alternatif
Kredit ilustrasi: The Nation Kembali ke Marx setelah krisis ekonomi 2008, berbeda dengan kepentingan pembaruan dalam kritiknya terhadap ekonomi. Banyak penulis, baik di surat-surat kabar,

Kredit ilustrasi: The Nation Kembali ke Marx setelah krisis ekonomi 2008, berbeda dengan kepentingan pembaruan dalam kritiknya terhadap ekonomi. Banyak penulis, baik di surat-surat kabar,

Kredit ilustrasi: SINDOnews INSAN-insan lajang yang budiman (yang juga biasa disingkat “Mblo”), apakah Anda menikmati gelaran kumpul keluarga Anda di hari Lebaran? Tidak? Kalau tidak,

Potret Hannah Arendt. Kredit foto: thegolfclub.info Narasi Kerja Masyarakat Modern SEBELUMNYA pada Bagian-1, telah disinggung bahwa masyarakat modern telah membalikkan dominasi berpikir menjadi bertindak. Tetapi

Kredit ilustrasi: chrisgoringe Respons terhadap Airlangga Pribadi Kusman serta Suarbudaya Rahadian dan Christian Yahya PEMILIHAN presiden (pilpres) 2019 yang lalu memperparah pembelahan aspirasi politik yang

Kredit ilustrasi: Chantalle Grobstein SEJARAH, boleh jadi, ialah pencemooh paling ulung. Lima tahun silam tepat di momen pemilu, Prabowo Subianto dan koalisi pendukungnya melakoni manuver

Kredit ilustrasi: illustrating-marx.com Laporan dari Konferensi “Towards a Global History of Primitive Accumulation” BAGAIMANA tanah, laut, habitat, dan tubuh manusia terinkorporasi ke dalam pasar global?

Kredit foto: minanews.net SETELAH hiruk pikuk Pemilu 2019 yang memakan ratusan korban jiwa usai, kini kita harus kembali pada kehidupan masing-masing, menjalankan kembali rutinitas harian

Kredit ilustrasi: Pinterest AKHIR-akhir ini, perdebatan tentang ‘mayoritas’ dan ‘minoritas’ kembali menyeruak di ruang publik, terutama pada konteks Indonesia. Wacana mayoritas-minoritas menjadi penting untuk dibicarakan

Kredit ilustrasi: The Partially Examined Life APA yang mendominasi keresahan Hannah Arendt terhadap peristiwa-peristiwa yang berlangsung dalam masyarakat modern abad 20? Ada dua hal, yang

PEMILIHAN Presiden (Pilpres) 2019 baru saja selesai. Satu hal yang patut dirisaukan adalah menguatnya pembelahan sosial sebagai konsekuensi dari pemihakan dan posisi politik yang berlangsung
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.