
Apa Itu “Normal”? Siapa yang “Normal”? Kapitalisme yang Menentukan dan Harus Dilawan
Kita harus berhenti melihat manusia hanya dari kacamata produksi. Kita harus berani bilang: ternyata, oh ternyata, kapitalisme memang anti disabilitas!
Homekapitalisme

Kita harus berhenti melihat manusia hanya dari kacamata produksi. Kita harus berani bilang: ternyata, oh ternyata, kapitalisme memang anti disabilitas!

Hanieh mengeksplorasi perlunya mengedepankan transfer nilai dalam memahami imperialisme, peran Israel dalam kapitalisme fosil global, dan meningkatnya pengaruh negara-negara Teluk.

Akumulasi kapital bukanlah “peristiwa harian” yang harus diterima begitu saja, melainkan sistem yang predatoris, menjadi pelaku utama atas segala persoalan kemiskinan dan kemelaratan.

Kebijakam tarif Trump tidak dimaksudkan untuk menyeimbangkan perdagangan, tetapi memperkuat struktur hierarki imperialisme

Kapitalisme ada di mana-mana, tak pernah abstain, bahkan dalam sesuatu yang terkesan “suci dan luhur”, yakni gerakan toleransi lintas iman.

Menghidangkan diri pada jamuan kapitalisme bukan sekadar tentang konsumsi barang atau jasa; ini adalah tentang penyerahan diri terhadap suatu sistem yang tidak hanya mengatur ekonomi, tetapi juga membentuk cara kita berpikir, merasakan, dan bertindak.

Ellen Meiksins Wood menjelaskan bagaimana kapitalisme dapat lahir di dunia. Penjelasannya sekaligus mengkritik berbagai pendapat sebelumnya.

Buku ini merekognisi pembacaan tentang kepunahan, siapa yang paling bertanggung jawab, dan solusi untuk keluar dari krisis yang tengah berlangsung.

Anda mau menang Nobel Ekonomi? Satu syarat wajibnya adalah tidak menantang kemapanan kapitalisme.

Teknokrat utama Orde Baru paling tepat digambarkan sebagai konservatif dadakan. Para Mafia Berkeley itu percaya pada keyakinan akan “rasionalitas” perencanaan kapitalis dan merangkul politik konservatif sebagai hasil dari kebutuhan politik dalam konteks konsolidasi otoriter
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.