
Kosmologi Papua Merdeka
Sketsa karya Ellya Alexander Tebay (2011) AKHIR Oktober 2011, saat itu Kota Timika masih berkecamuk demonstrasi pegawai PT Freeport Indonesia. Rentetan penembakan tidak juga

Sketsa karya Ellya Alexander Tebay (2011) AKHIR Oktober 2011, saat itu Kota Timika masih berkecamuk demonstrasi pegawai PT Freeport Indonesia. Rentetan penembakan tidak juga

Kredit ilustrasi oleh Lawyers, Guns, and Money Blog SAYA berani taruhan bahwa hampir sebagian besar dari Anda pernah merasakan yang namanya patah hati. Bagaimana rasanya?

KITA TENTU TAK BISA LUPA, beberapa tahun belakangan, membicarakan perasaan pribadi kita secara publik atau membuka masalah-masalah privat di ruang publik merupakan hal yang janggal

SETIAP kali kita berbicara tentang Marxisme dalam hubungannya dengan kesusastraan, ingatan kita selalu terbetik pada ‘realisme sosialis’, atau lebih tepatnya apa yang biasa kita artikan

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) POPULISME “sayap kanan” sedang bangkit. IndoPROGRESS memuat perdebatan tentang ‘populisme’ di Indonesia ini pada beberapa artikel yang ditulis oleh

Lewat buku ini pembaca dapat melihat bagaimana kerja aktivis HAM lebih dekat, juga bagaimana isu ini adalah persoalan global

Kredit ilustrasi: América Latina en movimiento KRISIS pangan dan energi yang menerpa negara-negara di tingkat global pada tahun 2007-2008 telah menyita perhatian dan perbincangan
“Para ahli filsafat hanya telah menafsirkan dunia, dengan berbagai cara; padahal yang terpenting ialah mengubahnya” Karl Marx, Tesis-Tesis tentang Feuerbach NATO APABILA kita amat-amati
The night when they took everything from us. By Alit Ambara DALAM 1-2 bulan terakhir, kita banyak mendengar pemberitaan soal isu bangkitnya PKI dan

“…Giap sadar betul bahwa peperangan jangka panjang ini tak mungkin dimenangkan hanya dengan ide-ide dan perut yang kelaparan.”
SADARKAH anda, bahwa setiap kita adalah buruh? Atau, jika anda keberatan dengan istilah itu karena efek eufemisme yang dulu digencarkan Orde Baru, kata buruh boleh

DI TILIK dari tingkatan praktisnya, ekonomi-politik Marxian dan ilmu-ilmu sosial secara umum kerap menghadapi kesulitan memantapkan dirinya sebagai sumber otoritas terbaik atas kebijakan-kebijakan sosial. Mereka
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.