
Anarkisme dalam Narasi Perlawanan Global
Daya Sudrajat, alumni S1 Ilmu Politik Universitas Indonesia. Judul : Di Bawah Tiga Bendera Penulis : Benedict Anderson Penerjemah : Ronny Agustinus Penerbit :

Daya Sudrajat, alumni S1 Ilmu Politik Universitas Indonesia. Judul : Di Bawah Tiga Bendera Penulis : Benedict Anderson Penerjemah : Ronny Agustinus Penerbit :

Kredit ilustrasi: aliexpress.com SYAHDAN, Antonio Gramsci pernah menulis bahwa, “langkah pertama dalam memerdekakan diri sendiri dari perbudakan sosial dan politik adalah dengan membebaskan pikiran….

Kredit gambar: Mikael Kudiai CATATLAH ini sebagai perjuangan luhur: Monyet ingin menjadi manusia. Namun sekeras usaha yang dilakukan, monyet tidak benar-benar seharkat dengan manusia. Monyet

Kredit foto: The Gifts – blogger SETIAP kali perayaan keagamaan dilangsungkan, Natal, misalnya, ruang publik kita akan segera dijejali dengan aneka iklan perusahaan swasta

Ada kapitalisme di balik penyingkiran dan eksklusi masyarakat adat Pubabu-Besipae. Juga narasi hegemonik dari penguasa yang mencoba menormalisasi atas nama “pembangunan”.
Coen Husain Pontoh, Mahasiswa Ilmu Politik di City University of New York (CUNY) ARTIKEL singkat ini terinspirasi dari link yang ditautkan oleh kawan baik saya,

Antonio Gramsci dan Analisa Kelas PADA 22 Januari lalu, kalangan kiri sedunia merayakan hari lahir salah satu pemikir-cum aktivisnya yang paling terkemuka, Antonio Gramsci.

Sembari melawan di dalam negeri, orang-orang Maori juga melihat ke sekitar, menemukan orang Papua sebagai subyek jajahan, dan karena itu menjulurkan lengan solidaritas.

Undang-undang apakah yang kalian praktekkan? Tuan jaksa jawab tuan jaksa Undang-undang mana bikinan siapa Yang mengijinkan pejabat negara Menganiaya rakyat Dan menginjak hak-haknya Tuan jaksa

Kunci kemenangan Soviet di berbagai gelanggang: pelatihan yang sistematis, terencana, efektif, dan ilmiah

ENTAH ulamnya tiba atau tidak, pembaca pasti pernah mencintai pucuk. Syukur kalau pucuk dicinta ulam pun tiba. Kalaupun tidak, pernah mengalaminya saja bisa jadi suatu

Seneca Muda. Kredit gambar: steemkr.com POLITIK lebih tua dari filsafat, karena sebelum ada filsafat masyarakat telah mengatur kelompoknya dengan sebuah aturan untuk kepentingan bersama. Namun,
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.