1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 46

Paling Sering Dibaca

Anarkisme dalam Narasi Perlawanan Global

 Daya Sudrajat, alumni S1 Ilmu Politik Universitas Indonesia.   Judul             : Di Bawah Tiga Bendera Penulis           : Benedict Anderson Penerjemah   : Ronny Agustinus Penerbit         :

Brengseknya Pendidikan Hukum di Indonesia

Undang-undang apakah yang kalian praktekkan? Tuan jaksa jawab tuan jaksa Undang-undang mana bikinan siapa Yang mengijinkan pejabat negara Menganiaya rakyat Dan menginjak hak-haknya Tuan jaksa

Surat Kepada Romo Franz Magnis-Suseno soal Komunisme

Dengan makin diperkuatnya TAP MPRS No. XXV/1966 menjadi hukum positif, mereka yang mengambil posisi berlawanan dengan opini Romo terancam dipersekusi oleh negara dan kelompok-kelompok yang mendaku anti-komunis.

Tak Percaya Indonesia di Bawah Hukum Kolonial

Kontrol negara atas tanah dan sumber daya alam tidak dapat dipahami sepenuhnya sebagai residu kolonialisme. Dalam konfigurasi ekonomi-politik saat ini, hukum yang menopang kontrol negara tersebut kerap berfungsi untuk melayani jaringan oligarki lokal dan nasional.

Pasar Dalam Kapitalisme

Coen Husain Pontoh, Mahasiswa Ilmu Politik di City University of New York (CUNY) ARTIKEL singkat ini terinspirasi dari link yang ditautkan oleh kawan baik saya,

Cinta dan Ikhtiar

ENTAH ulamnya tiba atau tidak, pembaca pasti pernah mencintai pucuk. Syukur kalau pucuk dicinta ulam pun tiba. Kalaupun tidak, pernah mengalaminya saja bisa jadi suatu

Amba Ingin Pulang tapi Takut Jadi Komunis

Tak bisa dimungkiri, apa pun yang (dianggap) berbau peristiwa ’65, alias Gestok atau Gestapu (G30S/PKI), akan menjadi masalah yang seksi. Penyebabnya adalah adanya selubung ketabuan yang mirip jargon bahasa dangdut koplo, “bukak sithik jos!”, bukannya “bukak akeh jos!”. Dengan kata lain, menutupi sedikit dan membuka sedikit. Ketabuan justru membuat siapapun semakin berhasrat membicarakannya. Misalnya, di ranah sastra, puluhan karya yang mengungkit berbagai kejadian seputar 1965 serta serentetan kejadian terkait seperti penangkapan, pembantaian, dan penyingkiran struktural siapapun yang dianggap “PKI”, terus bermunculan. Semakin Orba secara struktural mencoba menutupi kejadian-kejadian pasca-Gestapu, semakin banyak penulis tergoda untuk menggalinya.

Agama, Kapitalisme, dan Solidaritas Natal

Kredit foto: The Gifts – blogger   SETIAP kali perayaan keagamaan dilangsungkan, Natal, misalnya, ruang publik kita akan segera dijejali dengan aneka iklan perusahaan swasta

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.