
Jangan Hukum Fidelis Karena Cintanya!
Ilustrasi oleh Nobodycorp SEMUA kisah cinta yang agung selalu memuat penderitaan. Taruhlah, misalnya, Romeo and Juliet, kisah roman tragedi gubahan Shakespeare yang terkenal

Ilustrasi oleh Nobodycorp SEMUA kisah cinta yang agung selalu memuat penderitaan. Taruhlah, misalnya, Romeo and Juliet, kisah roman tragedi gubahan Shakespeare yang terkenal

Kredit ilustrasi: tabayyun.dohainstitute.org “Hai orang-orang yang beriman, jika datang padamu, orang fasiq membawa kabar berita maka bertabayyunlah (periksalah dengan teliti!) agar kamu tidak menimpakan
Cerita Pendek HELMUT Herzog, seorang antropolog Jerman, pernah memperlihatkan potret lelaki ini pada saya tiga tahun lalu. Ketika itu Helmut tengah meneliti tentang orang-orang yang

Ada beberapa kata kunci untuk memahami dengan benar apa yang sebenarnya dilakukan oleh Israel terhadap Palestina, yakni pembersihan etnis, genosida bertahap, kolonialisme-pemukim, dan politik apartheid.
ARTIKEL Mohamad Zaki Hussein yang berjudul Ideologi dan Reproduksi Masyarakat Kapitalis, yang merupakan pengantarnya untuk diskusi tentang artikel Louis Althusser, Ideology and Ideological State Apparatuses,

“Ada tiga hal yang menyebabkan kemitraan palsu ini diterapkan secara masif. “

Sumber ilustrasi: Akkadium.com LESBIAN, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) atau orientasi seksual yang dianggap “menyimpang” tersebut akhir-akhir ini marak diperbincangkan di Indonesia. Tidak hanya

Kredit foto: radarpekalongan.com SERINGKALI saya disodori dengan pertanyaan yang sama, kenapa menolak? itu kan pembangunan, nanti juga untuk kebutuhan listrik rakyat, jangan anti pembangunan

DALAM beberapa minggu belakangan ini, jagat politik di Indonesia ramai dengan isu propaganda “Ganyang Malaysia.” Beberapa media gencar menyerukan dan membakar sentimen nasionalisme untuk meraih dukungan rakyat pekerja dalam melancarkan perang terhadap Malaysia.
Tingkah polah media-media itu ibarat provokator dalam gambaran rejim Orde Baru: menyebarkan kebencian, keresahan, dan kekerasan di tengah massa. Siaran sarat bombasme dan sarkasme sekaligus pengejaran akan rating iklan lebih dominan tinimbang aspek informatif dan edukatif. Sehingga patut dipertanyakan, apa makna nasionalisme yang muncul di kepala para penyiar, produser, dan pemilik media tersebut?

Kredit ilustrasi:Deskgram BELUM lama berselang mencuat berita mengenai protes yang dilakukan oleh dua orang mantan pekerja PT Jaba Garmindo kepada korporasi yang bergerak di industri

ESTETIKA sebagai disiplin filsafat seni telah mengalami banyak perubahan sepanjang abad ke-20.[1] Sejak kemunculannya sebagai pendekatan berkat Alexander Baumgarten di abad ke-18 sampai dengan akhir

Kita boleh menengok Prancis sebagai model negara kesejahteraan, tapi pelajaran terpenting justru dari Tiongkok: kegagalan membangun sistem perlindungan sosial akan mendorong kegelisahan sosial yang sulit dibendung
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.