
Merapal Kapital Ekstraktif dalam Tasbih Pasal dan Pasar
Jika hukum adalah alat dominasi kelas kapitalis, mengapa tidak kita rebut dan menjadikannya senjata kelas pekerja?

Jika hukum adalah alat dominasi kelas kapitalis, mengapa tidak kita rebut dan menjadikannya senjata kelas pekerja?

Kapitalisme ada di mana-mana, tak pernah abstain, bahkan dalam sesuatu yang terkesan “suci dan luhur”, yakni gerakan toleransi lintas iman.

Demokrasi bisa rusak karena senapan. Tapi ia akan lebih rusak oleh institusi perwakilan yang diperoleh melalui skema demokrasi.

Kritik Gramsci atas imperialisme modern seperti di Palestina bukan hanya relevan, tetapi mendesak untuk dibaca ulang di tengah kebungkaman global yang semakin sistemik.

Tulisan ini menelusuri bekas-bekas aset pendidikan Tionghoa yang terafiliasi dengan organisasi kiri di Cirebon, lalu berubah bentuk dan fungsi pasca-kekerasan anti-komunis 1965-1966.

Negara polisi global mengandalkan militer sebagai instrumen untuk melindungi dan memperkuat kepentingan ekonomi kapitalis. Keduanya berkaitan erat.

Menghidangkan diri pada jamuan kapitalisme bukan sekadar tentang konsumsi barang atau jasa; ini adalah tentang penyerahan diri terhadap suatu sistem yang tidak hanya mengatur ekonomi, tetapi juga membentuk cara kita berpikir, merasakan, dan bertindak.

Hidup orang gunung tak seharmonis yang dilihat oleh orang luar. Di dalamnya terdapat pula dinamika kelas.

Masalah ilmu sosial kita sudah ada sejak lama, termasuk mendukung dan melegitimasi kebijakan pemerintahan. Kita harus membangun kembali imajinasi kolektif agar spirit keilmuan yang hilang terbuka lebar.

Beberapa bulan ke depan akan memperlihatkan apakah kita akan terus menempuh jalan lama—berusaha menenangkan Zionisme liberal dan “berkolaborasi” dengan pejabat Partai Demokrat di ranah elektoral mereka, sebuah strategi yang telah terbukti melumpuhkan sayap kiri di negeri ini. Atau, sebaliknya, apakah kita akan mengambil inspirasi dari rakyat Palestina, dari flotilla, dan dari para aktivis muda—kelas pekerja, imigran, serta mahasiswa—yang terus membangun gerakan jauh dari pengaruh toksik Zionisme liberal.

Revisi UU TNI merefleksikan persoalan yang lebih kompleks dari sekadar kembalinya dwifungsi militer atau bangkitnya pemerintahan otoriter.

Kritik terhadap kapitalisme dalam marxisme bersifat praktis dan berorientasi solusi, bukan sekadar “permainan kata” seperti dalam posmodernisme.
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.