Iwak Peyek, Bang Haji, dan Gendjer-Gendjer
MARI bergoyang…. Asyiiik…. Goyang, Mang…Asohe…Ser… Ser…. Pernah heboh. Tahun 2003 muncul FPI (Front Pembela Inul), JI (Jamaah Inul), FBI (Fantasi Bokong Inul), CIA (Cintailah Inul
MARI bergoyang…. Asyiiik…. Goyang, Mang…Asohe…Ser… Ser…. Pernah heboh. Tahun 2003 muncul FPI (Front Pembela Inul), JI (Jamaah Inul), FBI (Fantasi Bokong Inul), CIA (Cintailah Inul
Pengalaman Industri Perkebunan Kelapa Sawit PERBURUHAN PERUSAHAAN perkebunan kelapa sawit, pada umumnya, membagi pengelolaan perkebunannya ke dalam afdeling (divisi) dengan luas areal dan jumlah
PADA hari Sabtu, 27 November lalu, Dublin, ibukota Irlandia, diguncang demonstrasi massal. Sekitar 50 sampai 100 ribu orang turun ke jalan, memrotes paket dana talangan besar-besaran terhadap perbankan yang tengah mengalami krisis. Dana talangan terhadap perbankan itu, dianggap tidak adil karena justru yang paling membutuhkan adalah rakyat pekerja, sebab merekalah yang paling menderita akibat krisis. Ya, dalam beberapa pekan terakhir ini, negara kecil yang bersebelahan dengan Inggris itu, telah menarik perhatian dunia karena krisis ekonomi yang menderanya.
Krisis Irlandia ini memberi pertanda bahwa krisis ekonomi Eropa belum pulih, bahkan cenderung meluas ke negara-negara Eropa Timur. Dan seperti biasanya, IMF, Bank Dunia, dan negara-negara Eropa Barat memandang krisis ini sekadar krisis likuiditas keuangan, sehingga obat pencegahnya adalah kucuran dana talangan (bailout) sebesar $112 miliyar. Dan seperti biasanya pula, jangan berpikir bahwa dana sebesar itu akan dirasakan manfaatnya oleh rakyat pekerja, terutama bagi 400 ribu pengangguran. Bahkan sebaliknya, sebagai imbalan dari dana “penyelamatan” ini, rakyat Irlandia diharuskan untuk berhemat di segala sisi. Misalnya, jaminan kesejahteraan sosial dipotong sebesar 4 persen, pembiayaan sektor publik dipotong sebesar 16 persen, dan pemaksaan upah minimum dan pajak retribusi kepada rakyat pekerja.
Langkahmu cepat seperti terburu, berlomba dengan waktu Apa yang kau cari belumkah kau dapati. Diangkuh gedung gedung tinggi … Lari kota Jakarta lupa kaki yang

Keberadaan Horison dan status “sigma” yang diperolehnya merupakan aji mumpung atas ditindas-asingkannya para sastrawan kiri oleh rezim Orde Baru Soeharto.

Kapitalisme ada di mana-mana, tak pernah abstain, bahkan dalam sesuatu yang terkesan “suci dan luhur”, yakni gerakan toleransi lintas iman.

Meski tidak berharap banyak oleh karena tenggat peluncuran buku yang kurang dari sebulan lagi, tulisan ini mencoba untuk turut serta memberikan tinjauan kritis atas rencana penulisan buku sejarah nasional yang baru tersebut.
Foto diambil dari http://blog.act.id PERHATIAN publik saat ini terfokus pada soal bencana asap yang merajalela dari berbagai lokasi kebakaran hutan – terutama yang terjadi
Pengantar redaksi: Kami menerima kiriman makalah dari penulis yang disampaikan pada diskusi Perhimpunan Rakyat Pekerja. “ Menggagas Jalan Perlawanan Rakyat Pekerja.” Gedung Joang, Jumat, 1
MIRIS sekali kehidupan di kota Jakarta ini. Suatu sore, ketika melintasi jalan Sultan Agung (Jl Pasar Rumput) Jakarta Selatan, di salah satu jembatan yang menghubungkan

Tulisan ini berpaling pada periode prapergerakan Darsono, sebuah faset hidup yang belum mendapatkan cukup perhatian.
PADA tanggal 9 Juli lalu, capres SBY sudah menyampaikan pidato kemenangan di hadapan seluruh media massa. Padahal, seperti kita ketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.