
Apa yang Bisa Kita Lakukan Sekarang?
Apa yang tersisa dan bisa kita kerjakan sekarang? Perlawanan sehari-hari, kecil atau besar. Apa yang tertinggal dari kita hanyalah kesadaran melawan untuk merespons segala kondisi bahaya ini.

Apa yang tersisa dan bisa kita kerjakan sekarang? Perlawanan sehari-hari, kecil atau besar. Apa yang tertinggal dari kita hanyalah kesadaran melawan untuk merespons segala kondisi bahaya ini.

POLEMIK tentang desentralisasi politik bergulir lagi di hadapan kita beberapa waktu terakhir ini. Yang satu, terjadi di tanah air terkait rencana penghapusan pemilihan kepala daerah
Kebebasan politik yang tersedia di masa reformasi, telah mendatangkan berkah bagi kebangkitan gerakan sosial di Indonesia. Termasuk di dalamnya, gerakan buruh. Ada begitu banyak organisasi

PADA tanggal 8 Maret lalu, Perempuan di seluruh dunia merayakan hari kemerdekaannya. Tidak terkecuali di Indonesia. 8 Maret adalah hari yang menandakan dimana perempuan adalah juga kelompok yang sangat revolusioner, yang tidak hanya terkungkung di bawah tempurung rumah tangga, yang sekadar berkutat dengan urusan dapur, sumur, dan kasur. 8 Maret adalah sebuah proklamasi bahwa perempuan adalah setara dengan laki-laki, memiliki hak yang sama di bidang sosial, ekonomi, politik, dan budaya.
Melanjutkan Diskusi Antonius Made Tony Supriatma ARTIKEL Made Tony tentang Teror Sipil Sebagai Proxy, dengan sangat jernih menunjukkan betapa aksi-aksi kekerasan yang dilakukan oleh sebagian
DALAM perdebatan publik tentang Neoliberalisme, yang tampak mengemuka dari perdebatan tersebut lebih ke arah pencarian pengertian atau definisi yang pas, tentang apa itu neoliberalisme. Masing-masing

Ellen Meiksins Wood menjelaskan bagaimana kapitalisme dapat lahir di dunia. Penjelasannya sekaligus mengkritik berbagai pendapat sebelumnya.

Sudah saatnya bagi kita untuk mengorganisir serikat yang menghimpun pengguna teknologi digital sebagai pekerja produktif. Pembicaraan mengenai strategi kebijakan dan pertarungan wacana yang ingin ditawarkan dapat termediasi melalui serikat pekerja ini.
Sejak 5 Maret 2007, Kejaksaan Agung melarang 13 judul buku pelajaran sejarah. Alasannya, buku-buku tersebut tidak memuat peristiwa pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948 dan
Laporan tengah tahun Bank Dunia untuk wilayah Asia Pasifik yang bertajuk “Managing Through a Global Downturn” (Pengelolaan Ditengah Penurunan Global), menuai kontroversi dan kritik tajam.

Kredit foto: Alinea.ID DRAF Rancangan Undang-Undang (RUU) Permusikan yang telah tersebar, menimbulkan berbagai pertanyaan dan tanggapan dari, terutama, para musisi. Rancangan tersebut dirasa
KONTROVERSI soal isu neoliberalisme versus ekonomi kerakyatan, yang muncul dalam masa pemilihan presiden (Pilpres), membuat Pilpres kali ini terasa beda ketimbang Pilpres sebelumnya. Pada Pilpres
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.