Saya Ingin Pulang
Kisah Pengungsi Ahmadiyah Yang Merindu Keluarga ‘SAYA INGIN PULANG. Bagaimana caranya?’ Itu kalimat pertama yang menyambut saya ketika bertemu Sutarno bin Mattori, akrab dipangil Tarno,
Kisah Pengungsi Ahmadiyah Yang Merindu Keluarga ‘SAYA INGIN PULANG. Bagaimana caranya?’ Itu kalimat pertama yang menyambut saya ketika bertemu Sutarno bin Mattori, akrab dipangil Tarno,

Bagaimana simbol-simbol inklusivitas seperti gender-neutral pricing atau queer-friendly space dikonstruksi dan dimaknai dalam strategi pemasaran serta segmentasi pasar?
Tanggapan Untuk Fahmi Panimbang dan Muslimin Abdilla ARTIKEL saya (lihat di sini), yang merupakan tanggapan terhadap artikel Indrasari Tjandraningsih, telah memperoleh respon berbobot dari Fahmi
Sungguh luar biasa: May Day (Hari Buruh Internasional) dirayakan jutaan orang yang turun ke jalan di kota-kota besar dan kecil di Amerika Serikat. Bendera-bendera Mexico,
HARI-HARI ini, frasa yang paling sering didengung-dengungkan, terutama di kalangan pejabat birokrasi Partai Komunis Cina, adalah frasa “harmonious society/ héxié shèhuì” atau “masyarakat harmonis.” Frasa
Tambahan untuk Coen Husain Pontoh MELANJUTKAN kritik Coen tentang peran negara dalam “Masih Efektifkah Negara Budiman?” di blog ini (lihat di sini), saya ingin turut
OBITUARI TAK setiap email yang masuk ke mail-box, saya baca satu per satu dengan teliti. Salah satunya adalah beberapa email yang mengabarkan bahwa Oey Hay Djoen,
Sebagai pembayar pajak terbesar di Indonesia, cerita tentang PT Freeport punya dimensi yang sangat luas: perampasan lahan, penyingkiran penduduk asli Papua, perusakan alam, kekerasan militer,

Karya – Komikazer Kritik – Perfilman Indonesia Sebagai Indikator Demokrasi Kliping – Memoar, Memori, Militer Catatan Kawan – Aceh dan Syair Kepahlawanan SIDANG pembaca
Apa implikasi kejadian Cebongan terhadap militer? Pertama, posisi militer yang memiliki pengaruh dan sudah menujukkan atraksi militernya di depan publik dapat dipolitisasi oleh calon Presiden Indonesia di tahun 2014. Mendekatlah pada militer, jika kalah dalam pemilu, jangan khawatir masih ada senapan yang akan memenangkanmu. Isu kudeta, kemudian bukan lagi isu sepihak dari MKRI (Majelis Kedaulatan Republik Indonesia), tapi isu kudeta sudah merupakan aksi teatrikal militer dalam merebut kekuasaan. Jika Ratna Sarumpaet selaku pengurus MKRI mengatakan bahwa kudeta (coup d’etat) mungkin saja terjadi karena desakan people power, saya katakan lebih mungkin kudeta dilakukan dengan jalan military force atau tekanan militer yang menyusup ke istana secara rapi (meniru taktik Cebongan), daripada mengerahkan ratusan ribu orang untuk berpawai. Kedua, Komnas HAM dan aktivis pro-HAM akan bertindak lebih jauh untuk menanggulangi bahaya fasisme ini dengan memotong anggaran militer, menyelidiki bisnis-bisnis militer dan hal-hal yang perlu dilakukan untuk membatasi gerakan militer di Indonesia.
The labour of women and children was, therefore, the first thing sought by capitalist who used machinary – Karl Marx (1867) HUBUNGAN kelas proletariat dan
Tanggapan dan Tambahan untuk Coen Husain Pontoh DT TENGAH carut marut dan bobroknya negeri kita, rupa-rupanya ada semacam ‘angin segar’ yang berhembus di kancah politik
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.