Menjaga Dusun Yawalkal
Ntemeti, esi, ntemeti dinen katipo. Ntemeti bonu kanisi telu bon supa. [Teteh (kakek), saya minta ikan pada teteh. Teteh, ini ada pinang, kapur, dan lempeng]
Ntemeti, esi, ntemeti dinen katipo. Ntemeti bonu kanisi telu bon supa. [Teteh (kakek), saya minta ikan pada teteh. Teteh, ini ada pinang, kapur, dan lempeng]
Beberapa waktu yang lalu, kami telah menurunkan wawancara tentang hubungan antara LSM dan gerakan buruh, dengan Eli Salomo (lihat di sini). Dan, seperti yang telah
MUNGKIN tidak banyak disadari, sebuah gejala baru telah terjadi di dalam perpolitikan Indonesia. Tidak sulit diraba sebenarnya.
Bagaimana mungkin sebuah partai tanpa basis organisasi yang solid – juga tanpa ideologi yang jelas — seperti partai Demokrat, bisa menempatkan diri pada urutan pertama dalam pemilihan legislatif?
Bagaimana mungkin seseorang yang hanya mengandalkan image politiknya, bisa menjadi sedemikian popular dan menang dalam pemlihan presiden hanya dalam satu putaran?
Mau tidak mau, kita dipaksa untuk menemukan karakteristik yang baru dalam perpolitikan Indonesia.

KALAU Anda kalah pemilu namun tidak merasa kalah, apa yang harus Anda lakukan? Untuk itu, Anda harus belajar dari Afghanistan. Mereka punya cerita menarik untuk

Kredit ilustrasi: Medium NABI Muhammad SAW pernah bersabda, “Tidak ada hari yang lebih mulia selama matahari terbit dan terbenam selain hari Jumat”, begitu riwayat dari

Ilustrasi: Bird in Flight Pengantar Sejak krisis 1997, sektor industri manufaktur yang telah menjadi motor utama dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada masa Orde Baru kini
Labor Market Flexibility (manajemen pasar tenaga kerja yang lentur), adalah suatu konsep yang sering kita dengar dalam dunia tenaga kerja. Konsep LMF ini sebenarnya merupakan
YANG berbau popular atau sensasional, mungkin, lebih digemari. Ketika menyebut nama Dipa Nusantara Aidit, tak satupun, yang membicarakan pikiran ketua Partai Komunis Indonesia (PKI) itu

KETIKA saya pertama kali mengikuti Latihan Kepemimpinan (LK) I Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Manado, pada awal 1990an, saya sangat terkesan dengan materi Nilai Identitas

Salah satu aktivitas Komunitas Hysteria. Kredit foto: Greeners.Co TELAH lama, kota identik menjadi wilayah pertempuran sengit antardimensi. Mulai dari dimensi sosial, sampai dimensi yang

Kredit ilustrasi: nerdofislam.com SEBAGAI seseorang yang tak terlahir di keluarga penganut agama mayoritas, saya menikmati pusparagam suasana yang menguar di bulan Ramadan. Keguyuban kala berbuka
SUATU hari, di awal 1970an, sejumlah dosen Indonesia berada di kantin K.I.T.L.V. Koninkelijke Instituut voor Taal, Land en Volkenkunde, waktu itu di seberang stasiun, Stationsplein,
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.