ARTIKEL KAWAN Hizkia Yosie Polimpung yang berjudul Kegagalan Negara? Ketidak-Jelasan Nasib TKI? Sebuah Tawaran untuk Perubahan Paradigma menurut saya, adalah sebuah upaya yang penting untuk mengembalikan perhatian teoritis kita pada Negara. Dalam epos kapitalisme-neoliberal sekarang ini, yang digadang-gadang sebagai momen ‘hilangnya Negara,’ kawan Yosie mengambil posisi yang hampir bertentangan dengan kebijaksanaan umum yang tengah berlaku, dimana alih-alih hilang, Negara masih ada dan akan terus ada. Bahkan keberadaannya semakin kuat dari sebelumnya. Di sisi yang lain, posisi ini juga memberikan tantangan yang serius bagi para pengamat atau siapapun yang tertarik akan peran Negara, yang masih terlena pada perspektif humanis tentang Negara: bahwa Negara teledor, lalai, dsb. Artikel kawan Yosie setidaknya memberikan pemahaman bahwa perspektif humanis tentang Negara, seringkali bertolak belakang dengan keseluruhan logika Negara itu sendiri. Di sini, akhirnya, Negara dengan moralnya – entah itu moral baik atau buruk – tidak lagi mencukupi untuk dapat menjelaskan karakter utama Negara.