1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 164

Paling Sering Dibaca

Pembangunan Menuai Bencana

SEPANJANG tahun 2014 ada lebih dari 1.300 peristiwa bencana. Tidak kurang dari 473 orang tewas dan lebih dari dua juta orang menderita dan/atau mengungsi karena

Menyabung Leher Alien di Amerika

Ilustrasi: Jonpey RASA-RASANYA tidak ada mahasiswa internasional di Amerika Serikat (AS) yang bisa bekerja dengan baik selama tiga bulan terakhir. Tidak hanya pandemi, pemerintahan AS

Menaja Kembali Pergerakan Kajian Islam

MESKI tiap tahun mengalir puluhan atau bahkan ratusan makalah atau paper seputar “kajian Islam”, yang dipresentasikan dalam forum-forum reguler dan “bergengsi” seperti Annual Conference on Islamic Studies (ACIS), keprihatinan akan terdeteksinya krisis dalam kajian keislaman di negeri ini tidak dapat kita sembunyikan. Suburnya riset-riset akademik, entah secara mandiri atau dalam rangka memenuhi tuntutan “proyek” tertentu, tidak menjamin bahwa kajian Islam benar-benar sedang hidup, dalam pengertiannya yang eksistensial.

Namun, bagaimana mungkin dikonstatasi bahwa terdapat suatu krisis, di tengah melimpahnya jumlah riset dan periset tentang “kajian Islam”, yang terus lahir dan mendapat dukungan struktural dari berbagai institusi kekuasaan yang berkepentingan dengan kelangsungannya? Bukankah hal ini menandai suatu fakta menggembirakan tentang kian besarnya daya tarik “kajian Islam” bagi para “pendatang baru” (newcomers), yang berharap mengukir prestasi tertentu di bidang ini? Di sini terletak persoalannya. Fakta tentang peningkatan kuantitas riset dan periset tentang materi-materi keislaman, tidak berhubungan secara otomatis dengan pendalaman dan perluasan substansial kajian Islam itu sendiri. Kita merasakan, terdapat alienasi dan kesenjangan antara kajian Islam dan pemikiran Islam: kajian keislaman yang berlangsung serentak dan massif di berbagai institusi keislaman di negeri ini, belum benar-benar melahirkan suatu gerakan pemikiran keislaman yang hidup dan berdenyut. Ada kekosongan yang ditinggalkan oleh kajian Islam, atau kesenjangan, yang menganga. Hal itu yang melahirkan krisis yang diam-diam dan barangkali tidak disadari.

Amarah dan Wajah Ganda Jogja

SIAPA kini yang tak kenal Florence Sihombing? Mahasiswi S-2 Universitas Gadjah Mada (UGM) itu berhasil menyedot perhatian nasional akibat serapahnya di media sosial, yang berbuntut

Batu Akik, Sangkakala Krisis Ekonomi

PADA 1980-an, jika ada orang menyebut “batu akik” nama Tessy niscaya akan segera muncul dalam benak. Mantan marinir yang tergabung dalam grup lawak Srimulat ini sangat

Pilkada Jalan Terus, Kesehatan Pekerja Jadi Taruhan

“…segala alasan yang disampaikan Pemerintah untuk injak gas Pilkada Serentak sebetulnya dapat disanggah. Namun, Pilkada jalan terus dengan perhatian yang minim pada kesehatan dan keamanan pekerja penyelenggara pemilu, terutama penyelenggara pemilu ad hoc atau penyelenggara pemilu yang direkrut untuk masa waktu kerja tertentu, yang pekerjaannya banyak berkontak langsung dengan masyarakat.”

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.