
Jin dan Pembaruan Rumus Umum Kapital
UNTUK adanya sama sekali kapital sebagai nilai yang dapat memperbanyak dirinya, kapitalis haruslah menceburkan nilai yang dipegangnya ke dalam kawah candradimuka proses produksi. Untuk itu,

UNTUK adanya sama sekali kapital sebagai nilai yang dapat memperbanyak dirinya, kapitalis haruslah menceburkan nilai yang dipegangnya ke dalam kawah candradimuka proses produksi. Untuk itu,

Pada waktu itu berkatalah Yesus: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi

Istilah ‘wong cilik’ biasanya ramai dipergunakan menjelang perhelatan politik akbar. Rupa-rupanya, kebiasaan membicarakan ‘kaum pinggiran’ tanpa memberi mereka kesempatan bersuara sendiri sudah terjadi sejak lama.

BEBERAPA waktu lalu, Prabowo Subianto, calon presiden (capres) Partai Gerindra dengan percaya diri mengatakan bahwa jika Soeharto masih hidup dan mencalonkan diri sebagai capres, maka
Belajar dari Kasus BoliviaNur Iman Subono Bolivia is the poorest, most backward country in South America. It has dozens of spoken languages, a ruinous geography,

Pengantar Redaksi: Mulai minggu ini kami akan menurunkan serial artikel mengenai Tantangan Pemerintahan Jokowi. Ini adalah artikel pembuka dari serial tersebut. Selamat menikmati. PELIBATAN

Kredit ilustrasi: Christianity Today PENGGALAN kedua dari Pengakuan Iman Rasuli, Bapa yang Mahakuasa, bisa dibilang merupakan salah satu bagian yang paling problematis dari pengakuan

Korespondensi Theodor Adorno dan Herbert Marcuse Mengenai Gerakan Mahasiswa Jerman PADA 31 Juli, Marcuse membalas telegram dan sebuah surat dari Adorno. Sayangnya, surat itu
Catatan redaksi: Artikel ini adalah kata pengantar untuk buku Deepa Kumar, Islam Politik Sebuah Analisis Marxis, yang diterbitkan oleh Resistbook, Yogyakarta, 2012.
Kata Pengantar Untuk Buku Deepa Kumar
Coen Husain Pontoh, mahasiswa Ilmu Politik di City University of New York (CUNY)
MEMBUAT kata pengantar untuk sebuah karya tulis yang baik, susah-susah gampang. Susah karena boleh jadi pengantar yang kita terakan membuat maksud dan tujuan si penulis menjadi melenceng, tereduksi, atau malah berlebihan. Tetapi sekaligus gampang, karena kita tak perlu bersusah payah untuk mengantarkan apa yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca.
Kedua hal itulah yang membayangi saya ketika menulis pengantar untuk buku tipis karya Deepa Kumar, Islam Politik Sebuah Analisis Marxis. Sebabnya Kumar dalam buku ini telah begitu jelas dan gamblang memaparkan pesan yang ingin disampaikannya berkaitan dengan gejala kebangkitan Islam Politik saat ini. Karena itu, dalam pengantar ini, saya hanya ingin menambahkan apa yang dimaksud Kumar dengan ‘Analisis Marxis tentang Islam politik.’ Sebab penjelasan tentang apa itu metode analisa Marxis inilah yang kurang mendapatkan porsi pembahasan.
Berbeda dari perkiraan yang menyebutkan bahwa setelah 1989 Karl Marx akan terlupakan, Marx justru kembali menjadi perhatian para akademisi di dunia. Seratus enampuluh tahun setelah

ADA HANTU berkeliaran di Indonesia—hantu kabar bohong. Media massa mainstream menyebutnya sebagai hoax, meminjam kata yang muncul dalam perbendaharaan bahasa Inggris sejak 1808 (menurut kamus
Negeri Komisi di negeri komisi politisi tak perlu korupsi kop-kop sakti instansi sudah siap memberi komisi polisi dan akademisi tak perlu repot cari
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.