1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 142

Paling Sering Dibaca

NKRI = Nasionalisme-Militeris

SEBAGAI sebuah bangsa merdeka, adakah ironi yang lebih ironis ketika kita menyaksikan perlakuan para elit oligarki (militer, birokrasi, borjuasi, dan elit-elit parpol) Jakarta terhadap rakyat

Kontrol Buruh Dalam Lintasan Sejarah

KETIKA krisis ekonomi meledak di Amerika Serikat (AS) pada 2007, di kalangan kiri serentak muncul perdebatan seru di dua ranah: pertama, perdebatan mengenai sebab-musabab terjadinya krisis; dan kedua, bagaimana solusi terhadap penyelesaian krisis ini. Pada yang pertama, krisis ini kembali membuka perdebatan lama mengenai penyebab krisis antara pendekatan konsumsi kurang (underconsumption/stagnation), pendekatan jatuhnya tingkat keuntungan (the falling rate of profit), pendekatan struktur sosial akumulasi (social structure of accumulation/SSA), dan pendekatan mengenai dampak dari persaingan internasional (foreign competition).

Presiden Jokowi dan Situasi Darurat Agraria

Ilustrasi diambil dari tataruangpertanahan.com   SABTU, 24 September 2016 yang lalu, Rakyat Indonesia, khususnya kaum tani, memperingati Hari Tani Nasional yang Ke-56. Bagi saya, 56

Sebuah Komune bernama Mina

Desa Mina, Arab Saudi. Kredit foto: India Today   SYAHDAN, di masa-masa Perang Dunia Pertama, ada sekelompok orang yang baru pulang haji dan tiba-tiba-tiba menjadi

Pendidikan, Perempuan, Politik, Pinang, dan Bahasa Indonesia di Papua

BAGI warga desa terpencil di Kabupaten Nabire, Papua dan Wondama, Papua Barat, jadi pintar dan bekerja layak adalah bagian dari mimpi. Tak semua orang berhasil walau kesempatan terbentang. Warga membicarakan mimpi ini sambil mengunyah sirih dan pinang; sebagai bentuk ikatan mereka dari masa lampau.

Sejumlah perempuan, dengan mulut bergerak kiri kanan mengunyah pinang, dan bayi menggelendot di gendongannya melihat sulit menuju kehidupan cerah bila pasangan mereka bergaya barbar; mabuk, memukuli. Perempuan menyebutnya, laki-laki ringan tangan. Sebuah istilah yang tak beda dengan mulba..mulut ba air–berbicara tanpa bukti– yang ditujukan bagi politikus. Satu perempuan sedikitnya memiliki pengalaman minimal dipukuli 3 kali dalam hidup, baik oleh orangtua maupun oleh pasangannya. Lainnya, sebagian warga Papua, memiliki pengalaman lebih dari dua kali memilih pemimpin politik yang mulba.

Freeport Adalah Rantai Yang Mesti Kita Putus

RAMAI pembicaraan soal Freeport hari-hari belakangan ini semakin terasa menjijikkan. Selain karena sejak awal absen melihat dan melibatkan Orang Asli Papua, debat kusir soal monumen

Seni, Jalanan, dan Sketsa Awal Wajah Sosial

Jumat siang di jalanan Jogja, seperti juga di kota-kota lain, roda menggelinding mengantar beragam karakter manusia melaksanakan kepentingannya masing-masing. Sementara itu, dua manusia berseragam coklat sedang berbincang dan hanya sesekali mengawasi puluhan kendaraan, bahkan mungkin sudah ratusan, yang telah berlalu-lalang melaluinya. Tampaknya, mereka lebih mencurahkan perhatiannya kepada pengendara sepeda motor. Mungkin karena jenis kendaraan itu memang lebih mudah kedapatan menerobos lampu merah atau garis marka daripada kendaraan besar, seperti mobil dan truk.

Esai Foto: Produksi Arak

PENGANTAR: Minuman beralkohol yang memabukan hampir dapat kita temui dalam setiap masyarakat di tempat yang berbeda-beda. Tentu perlu sebuah penelitian khusus, atau sebuah bacaan tertentu,

“Manusia Biasa”: Suatu Pengantar STS

 Kredit ilustrasi:Kati Lacey Kalau kamu masih mengira bahwa ilmu-ilmu sosial lebih sederhana dan mudah daripada ilmu-ilmu alam, coba pikir-pikir lagi. Ilmu-ilmu sosial bisa jadi lebih

Seandainya Saya Golput, Mungkinkah?

 Kredit foto: hargaa.id “KAMU nyoblos atau golput?” sekarang sedang menjadi pertanyaan sehari-hari yang trendy di kalangan kelas menengah, di Jakarta (saya kurang tahu bagaimana di

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.