
Kudeta Myanmar di Antara Proyek Demokratisasi AS dan Infrastruktur Tiongkok
Wawancara Coen Husain Pontoh dengan Ahmad Rizky Mardhatillah Umar mengenai kudeta militer di Myanmar.

Wawancara Coen Husain Pontoh dengan Ahmad Rizky Mardhatillah Umar mengenai kudeta militer di Myanmar.

SUATU sore yang masih panas pada hari Jumat, Sang Presiden itu akhirnya mundur dari jabatannya. Dua puluh tujuh tahun lebih enam bulan ia memerintah dengan

Kredit ilustrasi: walhibengkulu.org Sedikit tambahan untuk Luthfian Haekal. “Kami menjadi budak di tanah kami sendiri!” KUTIPAN di atas diserukan Rudi Silaban, seorang

Kredit foto: https://www.liputan6.com DWIFUNGSI ABRI yang pernah mengisi perjalanan bangsa Indonesia, belakangan kembali menjadi perbincangan hangat di ruang publik. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, pada
Prolog Marx, tentang Emansipasi (On The Jewish Question, 1844): But, the completion of the idealism of the state was at the same time the completion
UPAYA untuk mewujudkan sosialisme Indonesia mensyaratkan pengetahuan tentang kenyataan Indonesia. Ini adalah syarat yang tak mungkin ditawar lagi. Perjuangan politik tanpa pembacaan kenyataan sama saja
Pengalaman Industri Perkebunan Kelapa Sawit INFORMASI tentang pola-pola ekonomi di wilayah Sulawesi Tengah dalam beberapa abad terakhir dapat diperoleh dari buku geographer David Henley (2005),
Tanggapan untuk Arianto Sangaji ARTIKELl Arianto Sangaji, bertajuk Neoliberalisme (di sini dan di sini), sangat menarik untuk didiskusikan lebih lanjut. Artikel ini secara utuh membahas

PEMILU legislatif dan presidensial mendatang telah menjadi lebih menarik dengan resminya keikutsertaan Jokowi sebagai salah satu kandidat presiden. Selama berbulan-bulan rumor dan gosip telah simpang
Foto oleh Daniel Sihombing MESKI tidak selalu berdamai, agama dan Marxisme tidak jarang pula menjadi mitra. Di Indonesia, kita punya tradisi Islam kiri yang

MAX Lane meramalkan bahwa, seperti pada pemilu 2009 lalu, pemilu legislatif 2014 juga kembali akan dimenangkan Golongan Putih. Ini memang bukan ramalan yang mengejutkan. Tetapi akan tetap mengherankan jika kita melihat beberapa kemungkinan statistik bahwa, meskipun kemenangan golput kali ini akan jauh lebih mutlak, namun fakta itu tetap tidak akan mengubah keadaan. Kemenangan golput tetap bukan sebuah kemenangan politik. Itu karena golongan ini masih akan merupakan ‘passive-abstentious-voters,’ pemilih pasif yang tak-hadir, atau yang keberadaannya tak punya signifikansi politik. Demokrasi kita masih akan tetap dikendalikan partai-partai elitis.

NYARIS tiga tahun sudah para petani Kendeng melakukan perlawanan menghadapi PT Semen Indonesia. Terhitung sejak Juni 2014, para petani melakukan protes dengan berbagai cara, termasuk
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.