
Marxisme dan Optimisme Ugal-Ugalan
OPTIMISME tampaknya tak hanya lebih primitif, tetapi juga lebih adaptif ketimbang pesimisme. Psikologi manusia sepertinya dirancang evolusi untuk senantiasa memberi gambaran akan suatu dunia berlandasan

OPTIMISME tampaknya tak hanya lebih primitif, tetapi juga lebih adaptif ketimbang pesimisme. Psikologi manusia sepertinya dirancang evolusi untuk senantiasa memberi gambaran akan suatu dunia berlandasan

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp.Internationale Unlimited) KETIKA petaka tsunami pada 28 September 2018 yang melanda Palu-Donggala menjadi alasan banyak pihak untuk memperlakukan penyintas sebagai sekelompok

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) APA yang sebenarnya menjadi basis politik dari perilaku terorisme atas nama agama di Indonesia? Pertanyaan ini setidaknya menjadi terpinggirkan
Relevansi dan Konteksnya di Indonesia Dewasa Ini INDONESIA menghadapi jalan buntu. Dalam horison yang lebih luas, negeri ini tampaknya sedang menangguk nubuat buruk para futuris,

KESADARAN gerakan rakyat dalam memandang negara mulai menunjukkan lompatan kualitatif. Hal ini ditandai dengan semakin maraknya pembicaraan soal pentingnya membangun partai gerakan untuk berkontestasi dalam

SEJAK pemerintah provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk mempercepat pembangunan 6 ruas jalan tol dalam kota (toldakot) pada 25 Juli 2014, kontroversi mengenai isu ini kembali

Kredit poster: Artelista.com ÁLVARO García Linera dilahirkan di Cochabamba, Bolivia pada tahun 1962. Ia berkenalan dengan Marxisme dan perjuangan rakyat Aymara ketika masih berusia sangat

Kredit foto: The Conversation DEWASA ini pembahasan tentang buruh rumahan (homeworker) mulai menggeliat. Meskipun belum menjadi fokus perhatian federasi serikat buruh secara umum

Koalisi Bersama Politik Kerakyatan untuk Marsinah (Obor Marsinah), mengajak kita untuk mengingat dan memaknai kembali perjuangan serta pengorbanan Marsinah.
SERANGAN berdarah dan mematikan terhadap petani dan nelayan atas nama ekspansi kapital kembali terjadi. Lebih sebulan lalu, senin (22/8), protes nelayan karena operasi pengeboran minyak

Seluruh milenial akan menentukan perjalanan bangsa. Tepatnya menentukan sejarah sebagai butiran tenaga kerja fleksibel dan impoten secara politik.

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) PADA 1937, Thor Heyerdahl, sarjana zoologi yang baru menetas dari cangkang kampusnya di Norwegia, melancong ke Lautan Teduh bersama
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.