1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 143

Paling Sering Dibaca

Tawar Menawar dengan Konvensi Realisme Teater

Realitas dalam seni, dalam konteks ini seni teater, masih kerap dipahami secara naif. Realitas seni harus sama persis dengan realitas sehari-sehari. Di situ kemudian realitas, sebagai titik tolak berpikir yang lazim disebut realisme, akhirnya dimengerti sekadar sebagai perengkuhan realitas secara langsung. Interpretasi, transformasi dan stilisasi, dalam praktik seni yang disebut ‘realis’, menjadi benar-benar tidak penting. Sebab, apa yang direngkuh sebagai realitas, bentuk pemanggungannya harus semirip mungkin dengan ‘asli’nya.

IP Talks Episode 1: Diskusi PilPres 2019

Diskusi IndoProgress episode perdana ini adalah kelanjutan dari diskusi dan debat tertulis di website IndoProgress tentang PilPres 2019. Dipantik oleh Hizkia Yosie Polimpung, pembahasan mengenai

Pramoedya Ananta Toer (1925-2006)

Setahun lalu. “Semuanya sudah saya serahkan kepada Indonesia. Semuanya. Tapi kenapa begini jadinya?” Pram tergeletak sakit di kamar depan rumahnya di Utan Kayu. Untuk pertama

1998

MENJELANG keruntuhan Orde Baru, sepotong ‘kisah’ disiapkan: Jakarta dimandi api,1 juga Medan, Solo, Palembang, dan lainnya. Ribuan orang dimampuskan, perempuan Cina diperkosa, gedung-gedung dijarah dan

Fleksibilitas Kerja dan Kesejahteraan Buruh

KEBIJAKAN fleksibilitas tenaga kerja sudah dilegalkan melalui UU Ketenagakerjaan 13/2003. Persoalan muncul ketika flexible employment yang diatur dalam UU tersebut, masih tetap dianggap kurang fleksibel,

Katakan Tidak Pada Demokrasi Neoliberal

DALAM lima belas tahun terakhir pasca Orde Baru, kita hidup dalam sistem politik demokrasi neoliberal. Dalam orde ini, seluruh sistem nilai dan kelembagaan politik yang

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.