
Membangun Tanpa Menindas
Kredit foto: Geotimes DUA tahun setelah Presiden Joko Widodo menjabat, pertanyaan ihwal penegakan hak asasi manusia (HAM) mulai mencuat. Kala itu, Kepala Staf Kepresidenan

Kredit foto: Geotimes DUA tahun setelah Presiden Joko Widodo menjabat, pertanyaan ihwal penegakan hak asasi manusia (HAM) mulai mencuat. Kala itu, Kepala Staf Kepresidenan

Kredit foto: The Straits Times. Masa Ospek… ‘DEMO? ngapain? Apa-apa udah enak gini kok masih aja demo.’ Kurang lebih, itulah yang dikatakan Zulfikar alias Fiki

Edisi MEGA ini telah membuktikan kebohongan klaim bahwa segala hal tentang Marx telah ditulis dan dibicarakan
Ilustrasi diambil dari www.pinterest.com Tanggapan terhadap Reclaiming the State PADA Jumat minggu lalu (3/6/2016), Tim Peneliti Departmen Ilmu Politik dan Pemerintahan Universitas Gajah
Tanggapan untuk Arianto Sangaji ARTIKELl Arianto Sangaji, bertajuk Neoliberalisme (di sini dan di sini), sangat menarik untuk didiskusikan lebih lanjut. Artikel ini secara utuh membahas

Realitas dalam seni, dalam konteks ini seni teater, masih kerap dipahami secara naif. Realitas seni harus sama persis dengan realitas sehari-sehari. Di situ kemudian realitas, sebagai titik tolak berpikir yang lazim disebut realisme, akhirnya dimengerti sekadar sebagai perengkuhan realitas secara langsung. Interpretasi, transformasi dan stilisasi, dalam praktik seni yang disebut ‘realis’, menjadi benar-benar tidak penting. Sebab, apa yang direngkuh sebagai realitas, bentuk pemanggungannya harus semirip mungkin dengan ‘asli’nya.

Ilustrasi oleh Alit Ambara PENYELENGGARAAN IPT 65 di Den Haag pada tanggal 10-13 November 2015, mendapat tanggapan yang hampir seragam dari pemerintah. Menko Polhukam
HAMPIR 3 JAM lamanya, saya bersama dengan dua puluh dua petani, berada di dalam bak terbuka truk merah tua, meluncur dari pusat kota Jambi menuju

SATU bulan berjalan, pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla mulai menata dan menapaki jalan perubahan yang telah dijanjikan secara tertulis di dalam 42 halaman Visi, Misi dan Program

Kredit ilustrasi: Kota Bergerak HUBUNGAN internasional dewasa ini telah berkembang dan melingkupi spektrum tema-tema yang baru. Tema-tema sentral seperti perang dan perdamaian maupun kerjasama

“Kau tak beriman tapi kita sekutu”
Foto oleh Daniel Sihombing MESKI tidak selalu berdamai, agama dan Marxisme tidak jarang pula menjadi mitra. Di Indonesia, kita punya tradisi Islam kiri yang
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.