Kekerasan Negara, Dari Orde Baru Hingga Kini
ANALISA EKONOMI POLITIK AKSI-AKSI kekerasan beruntun yang dilakukan oleh kelompok-kelompok sipil semacam Front Pembela Islam (FPI), yang marak beberapa tahun belakangan ini, patut mendapat perhatian
ANALISA EKONOMI POLITIK AKSI-AKSI kekerasan beruntun yang dilakukan oleh kelompok-kelompok sipil semacam Front Pembela Islam (FPI), yang marak beberapa tahun belakangan ini, patut mendapat perhatian

DEMONSTRASI buruh yang terjadi belakangan ini, memunculkan sebuah fenomena yang menarik. Di media sosial dan portal berita, yang menayangkan berita demo buruh, selalu ramai dengan

PADA 18 November 2014, pemerintahan Jokowi-JK menaikkan harga BBM. Harga premium naik dari Rp6.500 menjadi Rp8.500, sementara harga solar naik dari Rp5.500 menjadi Rp7.500. Seperti
Tanggapan Terhadap Muhammad Al-Fayyadl DALAM tulisannya yang berjudul Bergerak dari Titik Perbatasan,[1] Muhammad Al-Fayyadl memproblematisir penafsiran Martin Suryajaya atas Jacques Derrida dalam bukunya, Materialisme Dialektis.

Sumber ilustrasi: Papua Itu Kita JADI sekarang kita semua sudah tahu. Orang Papua hanya bisa hidup sebagai orang Papua di Papua. Apa yang berkali-kali

SEJAK pemerintah provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk mempercepat pembangunan 6 ruas jalan tol dalam kota (toldakot) pada 25 Juli 2014, kontroversi mengenai isu ini kembali

Kredit foto: A Very Public Sociologist KAWAN-kawan, pada surat kali ini, saya akan bercerita bagaimana proses Karl Marx melahirkan mahakaryanya Kapital (Capital/Das Kapital). Ceritanya
Tanggapan untuk Airlangga Pribadi SEJAK dari jaman filsuf Yunani Kuno Plato, hingga politikus Sir Thomas More, utopia selalu diidentikkan dengan “masa depan yang lebih baik

Kredit ilustrasi: esensiana MILENIAL lebih benderang, berpengetahuan, cerdas. Mereka fasih dengan teknologi-teknologi termutakhir. Mereka terbuka pikirannya dan sigap mempelajari hal-hal baru. Di tangan merekalah

William Nessen tentang Nurdin Abdurrahman

Ilustrasi: Jonpey Tulisan berseri ini pernah diterbitkan di terbitan Walhi dan didiskusikan di Walhi, dan juga sebagai catatan dan status Facebook penulis. Disusun di tengah

DALAM ucapan belasungkawanya yang dikirim lewat twitter, Presiden Ekuador Rafael Correa dengan pilu menulis, ‘Eduardo Galeano, penulis Uruguay dan seorang sahabat baik, urat nadi Latin
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.