Mengapa Kita Harus Melawan Rasisme
Foto: Oby Kogoya, salah satu mahasiswa Papua di Yogyakarta yang diciduk pada 15 Juli lalu. Diambil dari www.benesia.com UNTUK kesekian kalinya, kita kembali menyaksikan
Foto: Oby Kogoya, salah satu mahasiswa Papua di Yogyakarta yang diciduk pada 15 Juli lalu. Diambil dari www.benesia.com UNTUK kesekian kalinya, kita kembali menyaksikan

KEBERADAAN kelompok-kelompok sipil yang dapat menggunakan kekerasan secara ‘sahih’ di luar aparatus represif negara serta maraknya aksi-aksi intimidasi dan kekerasan oleh kelompok tersebut (vigilantisme), kerap
PADA DEKADE 1960an, tepatnya pada 1964, bertempat di universitas Birmingham, Inggris, Richard Hoggart mendirikan sebuah lembaga yang diberi nama Centre for Contemporary Cultural Studies (CCCS).
Foto diambil dari jogja.semberani.com Sebuah Awalan “Di sekitar halaman depan Universitas Gadjah Mada, wajah Ponang terlihat gelisah. Sesekali ia mengeluarkan handphone dari sakunya untuk mengecek
Pengantar Pembaca sekalian yang budiman, pada Juni lalu, situs weblog IndoPROGRESS berusia satu tahun. Dalam usianya yang masih belajar merangkak itu, tidak kurang dari 150

I BUKAN. Ini bukan soal Sandiwara Radio Ibuku Malang Ibuku Tersayang yang populer di penghujung 80-an itu. Walau akan ada hubungannya dengan cara membaca konflik

PERUBAHAN zaman pasti akan tercermin pada bahasanya. Begitu zaman berganti, kosakata yang digunakan masyarakat juga ikut berubah. Tidak pernah terjadi pada zaman baru orang tetap menggunakan istilah atau kata-kata warisan zaman lama. Walaupun misalnya zaman lama begitu ngebet ingin menghibahkan bahasanya kepada zaman baru, sangat patut diragukan zaman baru sudi menerima warisan itu. Tidaklah berlebihan kalau ditegaskan bahwa zaman lama akan selalu gagal mewariskan bahasanya kepada zaman baru. Dan karena dalam 15 tahun terakhir Indonesia terutama mengalami perubahan politik, maka yang mencolok adalah perubahan bahasa politik.

SEMENJAK kita manusia sudah bisa berandai-andai dan melihat bintang-bintang di langit, kita sudah mempertanyakan, adakah kehidupan lain di luar Bumi. Semenjak kita menyadari posisi kita

Kredit ilustrasi: Remaja Islam Hebat Tanggapan untuk Ken Budha Kusumandaru MENYOAL negara memang tidak akan pernah lepas dari soal hak asasi manusia. Sebab negara

Ia menghayati tulisan suci dan menggunakannya sebagai cara untuk berbicara kepada dunia. Ketidaknyamanan dalam hidup sudah menjadi hal yang biasa bagi Day.

Kawan-kawan, DALAM surat kali ini, saya akan bercerita tentang satu lapisan elit buruh yang disebut aristokrasi buruh (labor aristocracy) di negara-negara imperialis inti, rendahnya solidarita

DI TENGAH-tengah heboh disahkannya UU Pilkada oleh DPR pada 26 September 2014, kita tak boleh lupa bahwa beberapa hari sebelumnya, terjadi tawuran TNI dan Polisi
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.