
Perjuangan di Balik Penulisan Kapital
Kredit foto: A Very Public Sociologist KAWAN-kawan, pada surat kali ini, saya akan bercerita bagaimana proses Karl Marx melahirkan mahakaryanya Kapital (Capital/Das Kapital). Ceritanya

Kredit foto: A Very Public Sociologist KAWAN-kawan, pada surat kali ini, saya akan bercerita bagaimana proses Karl Marx melahirkan mahakaryanya Kapital (Capital/Das Kapital). Ceritanya

Seluruh milenial akan menentukan perjalanan bangsa. Tepatnya menentukan sejarah sebagai butiran tenaga kerja fleksibel dan impoten secara politik.
Prolog Marx, tentang Emansipasi (On The Jewish Question, 1844): But, the completion of the idealism of the state was at the same time the completion

INVERTED winger, terjemahan bebasnya ‘sayap terbalik.’ Ini taktik sepakbola modern yang lagi tren, meski bukan barang baru. Seorang pemain sayap ditempatkan pada sisi lapangan yang

Judul: Di Balik 98 Sutradara: Lukman Sardi Pemain: Chelsea Islan, Boy William, Donny Alamsyah, Ririn Ekawati, Amoroso Katamsi, Fauzi Baadila, Agus Kuncoro Durasi: 90 menit

DENGAR MIXTAPE! INI MIXTAPE YANG TIDAK PENTING, karena hari ini seseorang tak harus mendengarkan banyak lagu atau membaca banyak teori politik untuk sekadar tahu bahwa

William Nessen tentang Nurdin Abdurrahman

Ilustrasi: Jonpey Tulisan berseri ini pernah diterbitkan di terbitan Walhi dan didiskusikan di Walhi, dan juga sebagai catatan dan status Facebook penulis. Disusun di tengah
Relevansi dan Konteksnya di Indonesia Dewasa Ini INDONESIA menghadapi jalan buntu. Dalam horison yang lebih luas, negeri ini tampaknya sedang menangguk nubuat buruk para futuris,
Tanggapan Terhadap Muhammad Al-Fayyadl DALAM tulisannya yang berjudul Bergerak dari Titik Perbatasan,[1] Muhammad Al-Fayyadl memproblematisir penafsiran Martin Suryajaya atas Jacques Derrida dalam bukunya, Materialisme Dialektis.
ADA yang menarik dari perkembangan konstelasi politik baru-baru ini. Sejumlah kiai dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) terlihat merapat dan memberi dukungan kepada kubu Prabowo. Sebut

KAPANKAH terakhir kali kaurasakan ini, dadamu kuyup dibekap haru manakala berdiri di tengah-tengah lautan manusia, menyanyikan Indonesia Raya, lalu bersama-sama mengangkat kedua jari membentuk victory?
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.