
Marx, Matematika, dan Pintu Ijtihad
“Karena kita secara instan mendapatkan: f(x + x) = (x + x)4 = x4 + 4x3x + 6x2x + 4xx3 + x4, jadi, ketika kita

“Karena kita secara instan mendapatkan: f(x + x) = (x + x)4 = x4 + 4x3x + 6x2x + 4xx3 + x4, jadi, ketika kita

“LEBIH gampang menulis tentang uang daripada mendapatkannya, dan mereka yang memperolehnya, menertawakan mereka yang hanya tahu bagaimana menulis tentang uang”, demikian Voltaire suatu kali menulis

Kebencian terhadap Perempuan di Kalangan Trans Laki-Laki “CEWEK tuh kalo udah mabok, pasti mau diajak ngewe!” kata seorang trans laki-laki, “Gue mah nggak ngincer.

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) GUGUSAN pegunungan dengan puncak salju abadi membentang di Papua. Suku Amungme menyebutnya Nemangkawi Ninggok. Artinya puncak salju abadi. Tempat

Kredit ilustrasi: Monthly Review Kritik Terhadap Sosialisme Borjuis Kecil DALAM pemilihan umum bulan Januari 1877, Partai Buruh Sosialis Jerman (the Socialist Workers’ Party of Germany)
Ilustrasi diambil dari Anti-Tank Project. SALAH satu fenomena yang mengemuka dengan majunya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai calon gubernur independen dalam proses pilkada DKI
Lawatan Direktur Pelaksana IMF, Rodrigo de Rato Figaredo, ke Indonesia beberapa waktu lalu, menyisakan keputusan penting dari pemerintah Indonesia. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menyatakan, tidak

—Untuk Dirdho Adithyo APA SAJAKAH tantangan sosialisme di lapangan kebudayaan? Ada banyak jawaban yang mungkin diajukan, seperti mengikis budaya penindasan yang terlanjur berurat-akar dalam

Sisi Sepi Sebuah Transisi NAMANYA tak disebut-sebut dalam hiruk-pikuk pemberitaan seputar Jajak Pendapat PBB (UN Plebiscite) di bekas propinsi RI ke-27 Timor Timur pada
Keterlibatan aktivis mahasiswa dalam jaringan politisi bukanlah karena pemaksaan, melainkan kerelaan. Hal ini dimungkinkan lantaran ada kepentingan yang sama antara aktivis mahasiswa dengan para politisi, yaitu sama-sama ingin mengakses negara. Dan keduanya sama-sama paham akan adanya persamaan kepentingan itu.
Bagi politisi, aktivis mahasiswa adalah jaringan bawah yang bisa menghadirkan kenyamanan posisional. Ia bisa dimanfaatkan sebagai think tank, menjadi staf ahli, tenaga ahli, pembuat naskah pidato, memobilisasi suara, dan tidak jarang, memobilisasi massa-mahasiswa untuk bungkam, atau memobilisasi massa-mahasiswa untuk menekan penguasa, dsbdan lain sebagainya. Sedangkan bagi aktivis mahasiswa, politisi adalah jaringan atas yang bisa menghadirkan kenyamanan finansial. Dalam hal ini, sang aktivis bisa menawarkan dirinya sebagai staf ahli, tenaga ahli, pembuat naskah pidato, memobilisasi suara dan massa-mahasiswa, dsb.

BAGAIMANA memahami masyarakat kontemporer Indonesia kini? Di tengah-tengah perayaan 70 tahun kemerdekaan Indonesia, apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa Indonesia tetap terpuruk, ketika presidennya kini punya
Ilustrasi gambar diambil dari https://medium.com RELOKASI warga kampung-kampung perkotaan yang dianggap bermasalah ke rusunawa, sepertinya menjadi pola umum solusi atas permasalahan perumahan perkotaan di
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.