
Absurditas Teknologi: Ruang Manusia Bereksistensi
KULIT Anda terasa halus ? Badan Anda setahap lebih tegap dibanding monyet? Dan performa otak Anda terasa maksimal? Sejatinya dulunya Anda tidak tampak demikian, evolusi

KULIT Anda terasa halus ? Badan Anda setahap lebih tegap dibanding monyet? Dan performa otak Anda terasa maksimal? Sejatinya dulunya Anda tidak tampak demikian, evolusi

Gimana kabarmu, Min? Sudah jadi PNS, Min? Kaupasti sudah punya sepeda motor seperti layaknya pemuda desa, ‘kan? Kredit motor ‘kan murah, belilah satu biar kausama dengan mereka. Sumber, kampung kita, pastinya sudah maju ‘kan?
Namun, tampaknya semaju apa pun Sumber[1], aku belum mau pulang. Jakarta belum memberikan apa yang kuharapkan. Gajiku masih digerogoti sewa kostan yang mencekik. Dan jangan tanya masalah kelas sosial; konon pekerja kantoran level manajer rendahan sepertiku ini sudah masuk kelas menengah, tapi aku tak percaya. Wong, rasanya sama saja. Hidup cuma habis di bus kota dan kostan, atau khusus untuk aku, di pagelaran musik.

Ilustrasi oleh Jonpey MEREKA yang akrab dengan teks-teks klasik dalam tradisi Marxis tentu tidak asing dengan nama Thomas Müntzer.[i] Ernst Bloch menyebutnya sebagai ‘teolog revolusi’.[ii] Friedrich

Lilin bersiap berangkat kerja Keluar rumah bendera partai berkibar di sisi gang Di pengkolan, poster caleg berebut tempat di tembok jalan Di dalam angkot

Ilustrasi oleh Jonpey TAHUN 2020 ini akan tercatat sebagai sebuah babak penting dalam sejarah. Bukan karena pamitnya Ronald McDonald dan kawan-kawan dari Sarinah atau karena

Kredit ilustrasi: http://swa.co.id Mereka adalah kelompok orang yang bila berkumpul membahayakan, bila berpisah menguntungkan (Ali RA) Orang-orang kaya biasanya merupakan sahabat para tiran, karena

KETIKA Ralf Hütter, sosok di balik synthesizer dalam grup musik elektronik Kraftwerk, berujar: “We are not musician, we are musical worker” (lihat video Krautrock: The

Kredit foto: amoils.com SEMINGGU lalu saya naik taksi untuk pergi ke sebuah rumah sakit di Jakarta. Setelah menjelaskan tujuan dan meramalkan cuaca, saya bertanya

“Kita harus menjalankan proses revolusi yang orisinal”

Sedikit Tambahan Untuk Bonnie Setiawan SAYA tertarik dengan tulisan Bonnie Setiawan mengenai berpindahnya aset dan lahan desa kepada pemodal. Penulis memberi judul tulisannya Bagaimana
PADA malam paskah 24 April itu, aku menyaksikan bangkitnya Tan Malaka dari liang kuburnya. Ia hadir di tengah-tengah massa cerdik cendekia dalam gedung Graha Bakti
SEBUT saja kata-kata dari Anas Ubaningrum bahwa jika ia korupsi silahkan digantung di Monas. Tentu, bukan Anas seorang yang melakukan hal ini. Dari SBY sampai, barangkali, ketua RT pun sama saja. Jargon-jargon, semboyan-semboyan, tagline di segala kantor pemerintahan, segala kabupaten dan kota di seluruh negeri pun berada dalam kenyataan serupa; indah nan menjanjikan terbaca dan terdengar tanpa isi dan fakta yang berarti. Di samping memang banyak juga di antaranya yang tidak masuk akal.
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.