1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 23

Harian Indoprogress

Hongxuan memperlihatkan bahwa Islam dan Marxisme bukan sekadar pernah bersentuhan, tetapi juga membangun berbagai bentuk kompromi, mulai dari sintesis teoretis hingga strategi retoris yang menekankan kesamaan tujuan: melawan kolonialisme, kapitalisme, dan imperialisme.
Bagaimana jika teori justru bertolak belakang dengan kenyataan yang tersaji di luar pikiran? Apakah teori harus berubah agar menyesuaikan diri dengan kenyataan, atau justru kenyataan yang berbeda itu diabstraksikan lalu dilampaui keberadaannya di dalam ranah pemikiran?
Jika pada masa lalu represi terhadap warga dilakukan secara terbuka melalui komando teritorial seperti Kodam atau Korem, kini praktik serupa dijalankan melalui rezim hukum kedaruratan dan satgas ad hoc.
Kebijakan politik etis justru membina banyak individu yang pada akhirnya akan menantang kekuasaan kolonial dan membayangkan masa depan di luar imperium.

Harian Indoprogress

Pelangi dalam Lensa Kiri

Melalui kebebasan ekspresi orientasi seksual, proletar dapat meningkatkan kualitas keadaan psikologisnya sehingga ia memiliki kapasitas untuk menentang penindasan borjuis.

Paradigma Dekolonial dan Dialog Antaragama

Rangkaian kunjungan para agamawan Indonesia ke Israel adalah praktik perdamaian imperial. Dialog ini sebenarnya bukanlah dialog antaragama, melainkan dialog antarkuasa yang melanggengkan penjajahan.

Profesor Kangkong

Terlalu banyak doktor dan profesor yang tidak memiliki kompetensi sehingga tidak pantas menyandang gelarnya itu. Indonesia tak terkecuali. Apa yang terjadi baru-baru ini membuktikannya.

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.