1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 158

Harian Indoprogress

Selain kelindan totalitas kapitalisme yang tetap tak terjamah, kita pun tidak dapat membayangkan horizon transformasi yang lebih radikal. Horizon itu menyempit hanya pada upaya memperbaiki kualitas kepemimpinan, memperkuat kapasitas teknokratis, atau mengganti figur yang dianggap bermasalah, alih-alih mencari kemungkinan transformasi terhadap tatanan yang terus mereproduksi krisis itu sendiri.
Modernitas membuat kehidupan bergerak semakin cepat, sementara kemampuan manusia untuk benar-benar mengalami hidup justru semakin menipis. Teknologi menghadirkan koneksi tanpa henti, tetapi pada saat yang sama banyak orang merasa semakin jauh dari dirinya sendiri.
Lemahnya penyerapan tenaga kerja berubah menjadi persoalan kualitas lulusan, serta pekerjaan yang rentan berubah menjadi persoalan kemampuan individu untuk beradaptasi. Menyempitnya basis produktif ekonomi berubah menjadi persoalan perguruan tinggi yang dianggap usang.
Penderitaan yang meluas akibat kapitalisme menuntut kita untuk mengorganisir harapan melalui perjuangan kolektif; hanya dengan cara itulah kita dapat membangun masa depan di mana martabat manusia mengungguli motif keuntungan yang destruktif.

Harian Indoprogress

Media Massa Tak Memihak Massa

Ulasan Film Judul Film : The Revolution Will Not Be Televised (Revolusi Tak Disiarkan di Televisi) Genre          : Dokumenter Sutradara  

17 Agustus versus 1 Oktober

SAYA datang ke Indonesia pertama kali 1969 dan sudah berkali-kali kembali ke Indonesia. Sebagai seorang yang memulai perjalanan kehidupan intelektual sebagai mahasiswa jurusan studi Indonesia,

Alain Badiou Dan Masa Depan Komunis

Resensi Buku Judul Buku: Alain Badiou dan Masa Depan Marxisme Pengarang: Martin Suryajaya Tebal Buku: xxi + 299 hal. Penerbit: Resist Book, Yogyakarta Edisi: Cetakan Pertama, Agustus 2011 BUKU KARANGAN

Manifesto Komunis dan Komunisme Sekarang

‘Omnia sunt communia (All things are common)…’ – Thomas Muntzer (1524) MENGAPA Manifesto Komunis? Mengapa komunisme sekarang?  Jika kita merefleksikannya pada pengalaman kekinian kita, maka pada

Suluh Yang Tunduk Di Hadapan Kapital

Tanggapan Untuk Goenawan Mohamad (GM) TULISAN panjang GM, Emansipasi: Ngelmu Kuwi, menarik untuk diperbincangkan lebih lanjut. Tanggapan saya ini, khusus menyoroti pemaparan GM tentang aliran

Emansipasi: Ngelmu Kuwi…

Jawaban untuk Martin Surjajaya dan tidak hanya untuk Martin I APA YANG akan terjadi jika pada suatu hari, pemikiran saya dianggap demikian berpengaruh, atau setidaknya

Epik Atau Romantik

Tips Menonton Opera Tan Malaka “Seni yang tidak politis adalah seni yang bersekutu dengan kelas penguasa!” [Bertolt Brecht, Kleines Organon für Das Theater, paragraf 55]. Pertunjukan

Berdamai dari Bawah

SUATU hari di tahun 1998 Khatijah binti Amin melihat air laut berwarna merah. Barangkali itu hanya pengaruh ganggang atau pantulan cahaya matahari sore. Tapi dalam

Buat Saya Label Itu Lucu

Tanggapan Untuk Martin Suryajaya Pengantar:  Dalam indoprogress.com yang lalu dimuat tulisan Martin Suryajaya, ‘Kritik dan Emansipasi: Kontribusi bagi Pendasaran Epistemologi Politik Kiri: Sebuah Kritik Umum atas Goenawan Mohamad.’.  Di

Sukarno di Simpang Jalan Revolusi

PADA  1958, Presiden Sukarno pernah menyampaikan beberapa kuliah tentang Pancasila di Istana Negara. Antara lain ada kuliah tentang masing-masing sila, termasuk peri-kemanusiaan. Di dalam kuliah

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.