1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 158

Harian Indoprogress

Sejarah PNI merupakan kisah tentang kemungkinan-kemungkinan progresif yang berulang kali muncul dalam sejarah Indonesia, tetapi kemudian dihancurkan sebelum sempat meraih kemenangan.
Hanya kekuatan fisik dan massa yang mampu menciptakan disrupsi dan mengubah perimbangan kekuatan agar lebih berpihak pada rakyat pekerja.
Konflik agraria di Pancoran Buntu II merepresentasikan bentuk reforma agraria perkotaan dari bawah. Pendudukan lahan menjadi strategi politik masyarakat urban termarginalkan untuk memperjuangkan hak atas ruang hidup.
Sushovan Dhar memetakan sebab-sebab kelemahan gerakan rakyat, khususnya gerakan kiri saat ini, akibat agresi rezim kapitalisme-neoliberal selama empat dekade terakhir. Ia juga mengusulkan solusi buat kita untuk dapat membangun gerakan rakyat kuat di atas landasan perjuangan politik yang telah dilakukan selama ini.

Harian Indoprogress

Saya Ingin Pulang

Kisah Pengungsi Ahmadiyah Yang Merindu Keluarga ‘SAYA INGIN PULANG. Bagaimana caranya?’ Itu kalimat pertama yang menyambut saya ketika bertemu Sutarno bin Mattori, akrab dipangil Tarno,

Sosok Ringkih Yang Kukuh

Mengenang Umar Said SAYA TIDAK ingat dengan pasti, kapan pertama kali bertemu dengan pak Umar (panggilan akrab  saya terhadap Umar Said). Di tahun 2003, saat

Nicos Poulantzas Dan Teori Formasi Sosial

PADA TAHUN 1969, dunia akademik di Eropa Barat dan Amerika Serikat dikejutkan oleh terbitnya buku The State in Capitalist Society, karya ilmuwan politik Marxis asal

Penembakan Tiaka Dan Akumulasi Primitif

SERANGAN berdarah dan mematikan terhadap petani dan nelayan atas nama ekspansi kapital kembali terjadi. Lebih sebulan lalu, senin (22/8), protes nelayan karena operasi pengeboran minyak

Media Massa Tak Memihak Massa

Ulasan Film Judul Film : The Revolution Will Not Be Televised (Revolusi Tak Disiarkan di Televisi) Genre          : Dokumenter Sutradara  

17 Agustus versus 1 Oktober

SAYA datang ke Indonesia pertama kali 1969 dan sudah berkali-kali kembali ke Indonesia. Sebagai seorang yang memulai perjalanan kehidupan intelektual sebagai mahasiswa jurusan studi Indonesia,

Alain Badiou Dan Masa Depan Komunis

Resensi Buku Judul Buku: Alain Badiou dan Masa Depan Marxisme Pengarang: Martin Suryajaya Tebal Buku: xxi + 299 hal. Penerbit: Resist Book, Yogyakarta Edisi: Cetakan Pertama, Agustus 2011 BUKU KARANGAN

Manifesto Komunis dan Komunisme Sekarang

‘Omnia sunt communia (All things are common)…’ – Thomas Muntzer (1524) MENGAPA Manifesto Komunis? Mengapa komunisme sekarang?  Jika kita merefleksikannya pada pengalaman kekinian kita, maka pada

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.