1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 131

Harian Indoprogress

Bertahan dari penggusuran belum cukup untuk mewujudkan reforma agraria perkotaan tanpa pelembagaan hak dan perubahan struktur penguasaan tanah.
Konsolidasi politik Indonesia pada 1950-an hingga awal 1960-an, kebangkitan PKI dan mobilisasi massa, hingga upaya Sukarno menempatkan Indonesia sebagai kekuatan antikolonial di tengah Perang Dingin.
Perjalanan intelektual Airlangga Pribadi adalah pencarian politik pembebasan untuk melampaui demokrasi liberal dan relasi kuasa oligarkis. Ia menghubungkan kritik ekonomi-politik, gerakan sosial, dan penafsiran atas Marhaenisme Soekarno.
Eksploitasi, perbudakan, dan perdagangan manusia terhadap buruh migran bukan sekadar akibat lemahnya penegakan hukum, melainkan bagian dari struktur ekonomi-politik kapitalisme yang menempatkan buruh sebagai komoditas dan negara turut melegitimasi serta menikmati akumulasinya.

Harian Indoprogress

Selamat Ulang Tahun, Jenderal Jagal Besar!

DELAPAN Juni ini, Soeharto berulangtahun. Seandainya saja dia tidak mati delapan tahun silam, usianya sekarang 94 tahun. Hidupnya sangat panjang di dunia ini: 86 tahun.

Nostalgia Gerakan

TUJUH belas tahun gerakan Reformasi, demikianlah usianya genap tahun ini. Gerakan menggulingkan pemerintahan otoriter Suharto, begitulah intinya bila kita mau menyederhanakan penjelasan. Usia yang tidak

Oligarki vs Civil Society

PRASYARAT demokrasi adalah hubungan antara demos (warga negara) yang dinyatakan secara resmi dengan bagaimana rakyat mengidentifikasikan diri dalam urusan-urusan publik. Demokrasi itu sendiri, menurut David

Belajar dari Podemos

Tanggapan Untuk Muh. Ridha dan Zely Ariane DALAM beberapa waktu terakhir ini, IndoPROGRESS menurunkan serial artikel tentang wacana pembentukan partai alternatif. Di antaranya tulisan dari

Universalitas Praksis Perjuangan

TINGGAL di dunia saat ini, wa bil khusus tinggal di Indonesia, membutuhkan tingkat kesabaran dan kewarasan yang cukup tinggi. Mengapa demikian? Karena, setiap detiknya seakan-akan

Yang Berbeda dan Jalan Pembebasan

SEORANG gadis berjilbab menyembunyikan sebuah buku di balik kain jilbabnya. Dia menyusuri rak buku yang memenuhi ruangan. Berjalan menuju mesin elektronik yang digunakan untuk meminjam

Mei 1998

KALAU ada yang perlu saya sesali dalam momen 21 Mei, itu karena saya tak bisa menikmati kerja keras, keberanian, keteguhan, dan kegembiraan pada hari-hari menjelang

Membangun Partai Alternatif

WACANA mengenai pembangunan partai alternatif kembali mengemuka dalam diskusi publik kita. Hal ini, tentu saja, merupakan perkembangan bagus dari gerakan rakyat kita. Rakyat kembali melihat

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.