1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 120

Harian Indoprogress

Jika kapitalisme negara adalah konjungtur, siapa yang menanggung beban dan siapa yang mampu memaksa? Di mana selektivitas negara sedang terbuka untuk ditembus, dan di mana ia tertutup?
Setelah resistensi dari bawah masuk ke dalam hubungan sebab-akibat, konsep reorganisasi kekuasaan membuka kemungkinan menyingkap perbedaan antara kemampuan rakyat memaksa penguasa mengubah tindakannya alias perlawanan dan kemampuan rakyat mereorganisasi kekuasaan.
Jalan menuju pembangunan sosial demokratik harus dimulai ketika pemerintahan sayap kiri atau pemerintahan progresif berkuasa.
Problem periodisasi yang memotong sejarah pada 1965 berlanjut menjadi bias ruang dan bentuk kekuasaan.

Harian Indoprogress

Merugi Di Selat Malaka

INDONESIA adalah satu dari tiga Negara yang berada tepat di Selat Malaka. Bahkan 80 persen alur lalu lintas kapal di selat ini berada di wilayah

Marxisme dan Pisau Dapur

APAKAH Anda pernah menonton acara memasak yang dibintangi oleh Chef Farah Quinn atau Chef Marinka? Jika ya, coba perhatikan ketika para chef itu secara cekatan

Mengapa Sulit Minta Maaf?

DALAM memandang genosida 1965, kita secara sederhana bisa menggunakan dua perspektif. Pertama, perspektif hak asasi manusia (HAM); dan kedua melihatnya dari perspektif ekonomi politik (ekopol).

GM, Derrida Dan Pemaafan

BANYAK kerancuan timbul dari pemahaman atas konsep Jacques Derrida tentang “pemaafan” (forgiveness). Itu tercermin, misalnya, dari “Maaf”, Catatan Pinggir Goenawan Mohamad (GM) yang baru-baru ini

Pergerakan Kita

SUDAH menjadi kebiasaan umum, segala sesuatu yang dilahirkan biasanya akan dikenang dan tak jarang diperingati. Pun halnya dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Tepatnya pada

Indonesia Yang Berjalan Ke Masa Silam

DI RUMAH, di kotak lemari tua yang dipenuhi sawang dan debu, saya menemukan buku bersampul kain biru tua berjudul Di Bawah Bendera Revolusi (DBR) jilid

Aku, Marx, dan Engels

AKU adalah seorang buruh pabrik tekstil di Barmen, Jerman. Aku hidup ketika feodalisme di Eropa mulai terkikis. Ketika itu, pembangunan mulai terpusat di kota-kota besar.

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.