1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 122

Harian Indoprogress

Jika kapitalisme negara adalah konjungtur, siapa yang menanggung beban dan siapa yang mampu memaksa? Di mana selektivitas negara sedang terbuka untuk ditembus, dan di mana ia tertutup?
Setelah resistensi dari bawah masuk ke dalam hubungan sebab-akibat, konsep reorganisasi kekuasaan membuka kemungkinan menyingkap perbedaan antara kemampuan rakyat memaksa penguasa mengubah tindakannya alias perlawanan dan kemampuan rakyat mereorganisasi kekuasaan.
Jalan menuju pembangunan sosial demokratik harus dimulai ketika pemerintahan sayap kiri atau pemerintahan progresif berkuasa.
Problem periodisasi yang memotong sejarah pada 1965 berlanjut menjadi bias ruang dan bentuk kekuasaan.

Harian Indoprogress

Bung Karno dan Marxisme

SALAH satu perbedaan paling mencolok antara Bung Karno dengan para politisi saat ini, adalah penguasaannya yang mendalam akan teori-teori sosial-politik. Ia bukan politisi karbitan, atau

Bung Karno dan Bahaya Pemfosilan

TIDAK lama setelah Bung Karno meninggal, saya terima surat dari seorang teman. Teman ini sangat marah kepada si Pemimpin Besar Revolusi. Ia ikut aktif dalam

Sukarno Itu Kiri Marxis

SEPEKAN belakangan ini ramai pemberitaan mengenai pelarangan BelokKiri.Fest, sebuah festival untuk merayakan gerakan kiri di Indonesia. Sebabnya, tentu saja, karena penggunaan nama “Kiri” dalam acara

Festival Belok Kiri Dan Kedegilan

PADA bagian awal Dunia Sophie. Sebuah Novel Filsafat (1996), Jostein Gaarder menampilkan sosok Sophie kecil yang penasaran akan surat-surat salah kaprah nan misterius yang hinggap

Indonesia Setelah Romo Mangun*

LAYAKNYA sebagian besar anak muda di negeri ini, saya dididik untuk menjadi pemuda yang nasionalis—kalau bukan fasis, malah. Saya dilatih untuk mencintai Indonesia, mengagungkan sejarahnya,

Belok Kiri, Harap Minggir?

SEMULA saya telah menyusun rancangan editorial dengan tema yang lain, tetapi perkembangan peristiwa yang menarik terjadi pada akhir pekan ini. Pada hari Sabtu, 27 Februari

Menguak Tabir Ilusi Kelas Menengah

DALAM artikel Muhammad Ridha[1] yang membahas ihwal kelanjutan diskursus kelas menengah menciptakan satu kesimpulan menarik, bahwa sesungguhnya kelas menengah Indonesia merupakan konstruksi politik dari paham

Revolusi Mental, Apa Kabarmu?

Beberapa Catatan Kritis   SALAH satu alasan kesuksesan Jokowi, menurut kami, adalah kekaburan ideologi, atau tidak nampaknya idelogi yang dia anut. Itu mungkin rahasia kesuksesan

Kenapa Papua Tidak Boleh Merdeka?

“Kita sebetulnya lebih memperdulikan orang-orang Papua, atau Sumber Daya Alamnya?” –Viktor Mambor, Redaktur Jubi   PAPUA semakin sering dibicarakan. Tetapi hanya bahan mainan, tanpa kesungguhan

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.