
Air Makin Jauh, Tangki Makin Banyak: Privatisasi Air dan Abainya Negara di Kupang
Krisis air terus saja terjadi di Kupang, NTT, apalagi di musim kemarau seperti sekarang. Hak atas air tidak dipenuhi pemerintah. Warga menanggung semuanya sendiri.
HomeAnalisis

Krisis air terus saja terjadi di Kupang, NTT, apalagi di musim kemarau seperti sekarang. Hak atas air tidak dipenuhi pemerintah. Warga menanggung semuanya sendiri.

Saito menawarkan interpretasi yang tidak biasa mengenai alternatif Marx terhadap kapitalisme, yang dapat secara tepat digambarkan sebagai komunisme degrowth.

Artikel ini mengulas buku yang mematahkan perspektif bahwa desa adalah wilayah homogen, dengan studi kasus di Yogyakarta. Konflik juga terjadi dalam kelompok petani yang termanifestasi pada diferensiasi kelas.

Pemerintahan Prabowo akan semakin otoriter ketimbang Jokowi karena tekanan struktural dari logika akumulasi kapital.

Barat dan siapa pun yang pro-imperialis ingin kita melihat ada orang Palestina “baik” dan ada yang “jahat”–termasuk yang mengorganisir perlawanan. Jodi Dean menjelaskan mengapa membela Palestina harus secara universal.

Artikel ini dibuat untuk memperingati 10 tahun meninggalnya Laclau, merefleksikan secara singkat warisan pemikirannya dan mempertimbangkan tantangan teoretis serta historis yang dihadapi paradigma pasca-marxis pada dekade ketiga abad ke-21.

Sebagian kiri terobsesi mengkritik gerakan kelas pekerja dan capaian-capaiannya tanpa menawarkan sesuatu yang bisa dipraktikkan dalam kondisi material yang berlaku. Merekalah objek kritik Marx dalam artikel terjemahan ini.

Ada banyak penjelasan untuk mengkritik kebencian masyarakat Indonesia terhadap Rohingya. Namun, dokumen birokrasi yang sudah menjadi “fetish” adalah perihal yang jarang dibicarakan secara serius.

Mereka yang menjalani kehidupan agraris terus mengalami penyingkiran bahkan kekerasan. Kapital telah secara agresif memperluas wilayah geografisnya hingga perdesaan untuk mendapatkan sumber daya alam, tenaga kerja murah dan membuka pasar baru.

Hak-hak petani tidak datang dari langit. Kita melihat itu saat membaca sejarah Indonesia. Ia selalu diperjuangkan, dan sayangnya kini berada di titik kritis. Namun demikian, harapan tetap tidak boleh habis.
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.