
Reforma Agraria Perkotaan dari Bawah atau Reforma Agraria Setengah Jalan?
Bertahan dari penggusuran belum cukup untuk mewujudkan reforma agraria perkotaan tanpa pelembagaan hak dan perubahan struktur penguasaan tanah.
HomeAnalisis

Bertahan dari penggusuran belum cukup untuk mewujudkan reforma agraria perkotaan tanpa pelembagaan hak dan perubahan struktur penguasaan tanah.

Eksploitasi, perbudakan, dan perdagangan manusia terhadap buruh migran bukan sekadar akibat lemahnya penegakan hukum, melainkan bagian dari struktur ekonomi-politik kapitalisme yang menempatkan buruh sebagai komoditas dan negara turut melegitimasi serta menikmati akumulasinya.

Hari ini, kapitalisme negara yang predatoris bersama aliansinya memproduksi berbagai narasi untuk mengalihkan perhatian publik.

Para kapitalis memonopoli alat produksi, di saat manusia membutuhkan alat produksi untuk bekerja memenuhi kebutuhan hidupnya. Akibatnya, sebagian besar masyarakat harus menjual tenaga kerjanya kepada kapitalis untuk bisa hidup.

Sistem kekuasaan modern telah belajar cara bertahan lebih lama dari amarah publik, memprofesionalkan perlawanan, menunggu massa membubarkan diri dari ruang publik, serta mengkriminalisasi kegigihan aksi.

Bagaimana jika teori justru bertolak belakang dengan kenyataan yang tersaji di luar pikiran? Apakah teori harus berubah agar menyesuaikan diri dengan kenyataan, atau justru kenyataan yang berbeda itu diabstraksikan lalu dilampaui keberadaannya di dalam ranah pemikiran?

Jika pada masa lalu represi terhadap warga dilakukan secara terbuka melalui komando teritorial seperti Kodam atau Korem, kini praktik serupa dijalankan melalui rezim hukum kedaruratan dan satgas ad hoc.

Hanya kekuatan fisik dan massa yang mampu menciptakan disrupsi dan mengubah perimbangan kekuatan agar lebih berpihak pada rakyat pekerja.

Sushovan Dhar memetakan sebab-sebab kelemahan gerakan rakyat, khususnya gerakan kiri saat ini, akibat agresi rezim kapitalisme-neoliberal selama empat dekade terakhir. Ia juga mengusulkan solusi buat kita untuk dapat membangun gerakan rakyat kuat di atas landasan perjuangan politik yang telah dilakukan selama ini.

Revolusi memerlukan perpaduan antara krisis objektif dan kekuatan rakyat yang terorganisasi. Tanpa perubahan atas kapitalisme-neoliberal, perlawanan hanya akan berujung pada revolusi pasif yang mempertahankan tatanan lama.
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.