
Pudjiwati Sajogyo: Membongkar Asumsi Kerja Perempuan Versi BPS
Pudjiwati Sajogyo (kiri). Kredit foto: Rachmat Marsaoly – WordPress.com BARANGKALI banyak yang sudah melupakan atau bahkan belum pernah mendengar nama Pudjiwati Sajogyo sebagai salah

Pudjiwati Sajogyo (kiri). Kredit foto: Rachmat Marsaoly – WordPress.com BARANGKALI banyak yang sudah melupakan atau bahkan belum pernah mendengar nama Pudjiwati Sajogyo sebagai salah

Sistem yang berlaku ini tidak waras. Memiskinkan milyaran manusia di seluruh dunia, sekaligus jaminan keadilan sosial di negeri imperialis sendiri tidak bisa direalisasikan. Ditambah lagi pemercepatan kerusakan alam sebagai habitat manusia makin tak terkendali.

Jalan Trans Papua. Kredit foto: finance.detik.com SALAH satu program kerja pemerintahan Jokowi-JK yang dinilai paling sukses adalah pembangunan sektor infrastuktur, khususnya pembangunan jalan-jalan yang menghubungkan

MENDEDAH Kartini dari sisi sosial dalam perjuangan emansipasi wanitanya, sudah begitu umum. Ini wajar karena berkat itulah, ia diangkat sebagai Pahlawan Nasional dalam Kepres RI

Ala kulli hal, mungkin partai dan gerakan Islam, sejak tahun 2014, memang sudah menemui jalan mentok. Partai dan gerakan Islam yang kian berjarak ini menjadikan mereka kian tidak relevan, kecuali sebagai tukang stempel oligarki yang tidak peduli dengan nasib umat.

Balasan untuk Arif Novianto MUSTAPHA Khayati bersama mahasiswa-mahasiswa radikal di universitas Strasbourg, menulis pembukaan pamflet Kemiskinan Pelajar dengan begitu heroik, bahwa untuk “membuat sesuatu

ZAMAN batu tua, manusia membuat palu kasar. Zaman batu muda, manusia menghasilkan palu genggam. Zaman batu cincin… manusia mencuri palu sidang (tanya ke Ceu Popong).

Gubernur Maluku Murad Ismail, berbaju putih. Kredit foto: www.malukuterkini.com “KEMARIN saya menghadap komisioner KPK. Saya minta tolong agar jika ada terendus kepala daerah di Maluku
Tanggapan Untuk Martin Suryajaya Pengantar: Dalam indoprogress.com yang lalu dimuat tulisan Martin Suryajaya, ‘Kritik dan Emansipasi: Kontribusi bagi Pendasaran Epistemologi Politik Kiri: Sebuah Kritik Umum atas Goenawan Mohamad.’. Di

Marxis menyoroti bagaimana agama sering berfungsi untuk melanggengkan tatanan yang eksploitatif. Namun juga menunjukkan bahwa agama memiliki potensi untuk menjadi alat resistensi ketika diartikulasikan oleh kelas tertindas.

PADA kesempatan kali ini, kita masih akan melanjutkan pembahasan sebelumnya, perihal relasi Islam rahmatan lil alamin dan kapitalisme. Sebelumnya kita telah melihat Islam rahmatan lil

DI AWAL abad ke-20, kesusastraan avant-garde adalah hamparan stepa luas, langit yang seperti selalu biru muda dan terbuka, pulau-pulau terpencil yang memikat siapa saja yang
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.