
Menjernihkan Manipulasi Kata Radikalisme
Kredit ilustrasi: Postrakyat KATA Radikalisme sedang mengalami deformasi luar biasa. Maknanya sudah bergeser jauh dari positif dan progressif menjadi sangat negatif dan reaksioner. Dalam konteks

Kredit ilustrasi: Postrakyat KATA Radikalisme sedang mengalami deformasi luar biasa. Maknanya sudah bergeser jauh dari positif dan progressif menjadi sangat negatif dan reaksioner. Dalam konteks
Tentang Bioekonomi dan Sensasi Keseharian MUNGKIN tidaklah terlalu berlebihan apabila dikatakan bahwa salah satu cara untuk bisa hidup bahagia hari-hari ini terangkum dengan baik oleh

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) KELAYAKAN Indonesia dalam menyandang identitas sebagai negara agraris kini tengah dalam ujian berat. Pertanyaan-pertanyaan dan keraguan-keraguan akan hal ini
Globalisasi pertama-tama dimungkinkan oleh teknologi; teknologi yang bersifat menentukan dan ditentukan oleh dirinya sendiri. Kemungkinan-kemungkinan yang ditawarkan teknologi memungkinkan dunia berada dalam satu kesatuan. Namun ketika teknologi dimanfaatkan sebagai modal dalam kerangka kapitalisme, maka segala kemungkinan baru yang terus dan terus ditawarkan oleh teknologi menjelma komoditas baru. Inilah mungkin kenapa relevan kritikan Manuel Castell kepada Luchan bahwa globalisasi tidak hanya menciptakan satu kampung global namun menciptakan sebuah jejaring laba-laba global; dunia tidak menjadi satu komoditas saja (sebuah tayangan televisi ditonton oleh semua orang di seluruh dunia) melainkan dunia menjadi berjuta-juta komoditas yang ditawarkan ke seluruh dunia (berjuta-juta tayangan televisi hadir di hadapan kita dan kita tinggal memilihnya).

* Ilustrasi oleh Timoteus Anggawa Kusno “Kita membutuhkan etika atau keyakinan, sesuatu yang akan membuat orang-orang pandir tertawa; namun kita tak butuh untuk percaya pada apa-apa lagi selain

Kredit foto: http://www.wrongkindofgreen.org “Dalam kenyataannya, organisasi non pemerintah bukanlah non pemerintah. Mereka menerima dana dari pemerintah-pemerintah berbagai negara di seberang lautan, atau mereka bekerja sebagai

Bila kapitalisme memiliki anak kesayangan berupa korporasi-korporasi, lalu apa yang dimiliki oleh proyek ekonomi politik sosialisme? GERAKAN koperasi masih menjadi ihwal minor dalam totalitas

MENYELIDIKI persoalan Papua dengan perspektif yang lain daripada yang sudah ada mungkin menjadi pengantar yang bisa membantu kita merekonsiliasi persoalan dengan cara yang berbeda, yaitu

SEBELUMNYA izinkan saya menjelaskan latar belakang saya dan posisi saya dalam pilkada DKI ini. Saya Evi Mariani, wartawan Cina peranakan yang mendukung Tionghoa untuk

Pudjiwati Sajogyo (kiri). Kredit foto: Rachmat Marsaoly – WordPress.com BARANGKALI banyak yang sudah melupakan atau bahkan belum pernah mendengar nama Pudjiwati Sajogyo sebagai salah
PADA paruh kedua tahun 1970-an, ada dua kasus besar kekejaman massal di Asia Tenggara. Kasus pertama adalah Khmer Merah di Kamboja, berlangsung dari 1975 hingga 1979. Selama kurun waktu itu antara 10 persen dan 22 persen penduduk diyakini tewas karena kelaparan, kerja paksa dan eksekusi mati. Adapun kasus yang kedua adalah perang Indonesia terhadap rakyat Timor Timur, dengan periode yang paling mematikan antara tahun 1975 dan 1979. Selama kurun waktu tersebut, sekitar 31 persen penduduk Timor Timur tewas karena kelaparan, eksekusi mati dan kerja paksa.

PADA kesempatan kali ini, kita masih akan melanjutkan pembahasan sebelumnya, perihal relasi Islam rahmatan lil alamin dan kapitalisme. Sebelumnya kita telah melihat Islam rahmatan lil
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.