
Catch-22 dan Logika Dialetheis
CATCH-22 adalah novel satir anti-perang dengan atmosfer cerita yang serupa dengan novel Slaughterhouse-Five karangan Kurt Vonnegut dan film “proto-Tarantino” Cross of Iron besutan Sam Peckinpah.

CATCH-22 adalah novel satir anti-perang dengan atmosfer cerita yang serupa dengan novel Slaughterhouse-Five karangan Kurt Vonnegut dan film “proto-Tarantino” Cross of Iron besutan Sam Peckinpah.

“Obral” gelar akademik adalah ancaman serius bagi integritas dan kredibilitas institusi akademik. Diperlukan reformasi komprehensif untuk memastikan bahwa gelar akademik diberikan berdasarkan pencapaian ilmiah yang tulus, dan bukan karena pengaruh finansial, kepentingan, atau politik belaka.

Ilustrasi: Jonpey APA impian saya setiap kali hari Sumpah Pemuda datang? Tidak, impian saya tidak muluk-muluk. Saya tidak memimpikan pecahnya revolusi pemuda, datangnya hari pengadilan
ADA YANG bilang kalau istilah ‘kelas sosial’ itu identik dengan Marxis. Kalau tidak ada konsep kelas, tidak ada yang namanya Marxisme. Memang sih, kalau

“Solidaritas buruh, lah, yang bikin kami bisa bertahan, walaupun kami sendiri enggak yakin ini bisa bertahan sampai kapan.”

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) GEREJA itu apolitis. Ini merupakan kesimpulan terpendek jika mengamati fenomena kontemporer gereja-gereja di Indonesia. Lembaga ini seolah tercerabut dari

Institusi politik saat ini tak mampu memikirkan pencapaian lebih dari pertumbuhan ekonomi, sementara para politisi memamah dari klaim pertumbuhan.
Ada yang mengatakan, Marx mengubah dialektika pada tataran ide menjadi dialektika pada tataran realitas. Ada pula yang mengatakan, sementara Hegel membuat pikiran menjadi motor penggerak materi, Marx membuat materi menjadi motor penggerak pikiran. Pernyataan-pernyataan ini tidak keliru. Persoalannya hanyalah bahwa itu kurang lengkap. Apa yang sebetulnya dipertaruhkan dalam pembalikkan tersebut belum terkemukakan secara memadai. Dalam artikel ini, kita akan menunjukkan bahwa dalam kritik Marx atas Hegel, terkandung pokok perdebatan yang sungguh mendasar dan memiliki asal-muasal yang purba dalam sejarah filsafat.

Sekarang sebuah perkumpulan yang tidak berdiri melawan kapitalisme berarti wajar pasti didukung oleh kapital (Haji Misbach) H Misbach adalah seorang moeslimin yang tegoeh (Tjipto Mangonkoesomo)

BELAKANGAN ini diskursus radikalisme Islam telah mempublik, terutama setelah pagelaran aksi “411”, “212”, atau aksi-aksi atas nama bela Islam lainnya pada saat Pilgub DKI 2016

Kapitalisme digital tidak hanya menghasilkan komoditas, tetapi juga bentuk baru keterasingan. Jika dalam kapitalisme klasik manusia terasing dari hasil kerjanya, maka dalam bentuk paling mutakhir ini ia tereksploitasi dan terasing dari pengalaman hidupnya sendiri.
Ketika Nasionalisme Mendahului Kelas Meskipun PKI sekarang sudah diserak-serakan, aku tetap berkeyakinan kuat kalau hanya waktu, dan dalam proses sejarah itu sendiri, kalau PKI pada
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.