1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 65

Paling Sering Dibaca

Andai Haji Misbach Memimpin Ormas Islam

Sekarang sebuah perkumpulan yang tidak berdiri melawan kapitalisme berarti wajar pasti didukung oleh kapital (Haji Misbach) H Misbach adalah seorang moeslimin yang tegoeh (Tjipto Mangonkoesomo)

Pertarungan demi Tanah dan Eksploitasi Kapitalis

Kredit foto: Walhi Jambi Kawan-kawanku sekalian, PERDEBATAN-perdebatan terkini antara dua kandidat dalam pemilu presiden (Pilpres) Indonesia, mengingatkan kita bahwa pertarungan untuk memperebutkan tanah membentuk benang

Bagamana Memilih Program?

 Kredit ilustrasi: Managed Programs, LLC KONON kata para warganet bijak pandai nan mahabenar, dalam memilih presiden nanti, jangan pilih orangnya, tapi pilih programnya. Pandangan ini

Catch-22 dan Logika Dialetheis

CATCH-22 adalah novel satir anti-perang dengan atmosfer cerita yang serupa dengan novel Slaughterhouse-Five karangan Kurt Vonnegut dan film “proto-Tarantino” Cross of Iron besutan Sam Peckinpah.

Mencicipi Selera Estetik ala Pierre Bourdieu

PEMIKIRAN Bourdieu tentang selera sebagai putusan estetis cukup menarik. Dikatakan menarik, karena jika selama ini soal putusan estetis hanya lazim berdenyut dalam wacana filsafat (semisal,

Pemeliharaan Allah dan Masalah Kejahatan

 Kredit ilustrasi: News   PERNAHKAH Anda bertanya, di mana penyertaan Tuhan saat penderitaan terjadi? Masih cukup jelas ingatan saya ketika pertama kali melakukan wawancara pengalaman

“Obral” Gelar Akademik

“Obral” gelar akademik adalah ancaman serius bagi integritas dan kredibilitas institusi akademik. Diperlukan reformasi komprehensif untuk memastikan bahwa gelar akademik diberikan berdasarkan pencapaian ilmiah yang tulus, dan bukan karena pengaruh finansial, kepentingan, atau politik belaka.

Media Kooperasi, Alternatif di Era Konglomerasi Media?

REFORMASI 1998 tidak banyak mengubah struktur pasar media yang sudah terbentuk. Kebebasan pers di era transisi demokrasi hanya membuka katup botol yang membuat industrialisasi semakin berkembang pesat. Perselingkuhan logika ekonomi dan politik dalam industri media berujung konsentrasi kepemilikan. Vincent Mosco dalam The Political Economy of Communication (2009) menggunakan istilah spasialisasi untuk menjelaskan gerak konglomerasi media ini. Sebagaimana disebutkan Mosco, spasialisasi dalam konsentrasi kepemilikan media mengambil dua bentuk, horizontal dan vertikal.

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.