1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 64

Paling Sering Dibaca

’65, Konflik Sumber Daya Alam, dan Agenda Gerakan

APAKAH pelajaran yang bisa diambil dari Gus Dur dalam hal tata kelola Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia?
Gus Dur adalah seorang nasionalis tulen. Dalam sebuah orasi di hadapan massa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Malang, sehubungan dengan SDA, Gus Dur menyatakan bahwa ‘Ada tiga macam sumber alam [yang] harus direbut kembali, dipakai untuk memakmurkan Bangsa kita… Satu, sumber hutan; kedua, sumber pertambangan dalam negeri; tiga, sumber kekayaan laut.’

Puisi di Tengah Kota (pengantar video puisi Saut Sitompul)

Mungkin banyak dari kita yang belum pernah mendengar nama Saut Sitompul, membaca puisi-puisi karyanya, dan atau mendengarkannya mendeklamasikan puisi. Namun tentu banyak dari kita pernah bersua pengamen yang mendeklamasikan puisi entah di bus kota, entah di taman kota yang semakin hilang ke-hips-annya itu, entah di warung tenda pinggir jalan. Terkadang beberapa di antaranya begitu perlu untuk disimak, terkadang memang sekadar menjual bising kemiskinan dan pemberontakan.

Marxisme dan Kijang Doyok

  MENGENDARAI motor sepulang bekerja di malam hari sembari mendengarkan playlist dari earphone, saya memperhatikan beragam kendaraan bermotor yang berhenti di belakang garis zebra cross

Tuhan Sebagai Eksepsi: Perihal Teologi Materialis

PERTANYAANNYA kemudian, ketika Tuhan dilihat sebagai eksepsi, maka eksepsi atas apakah Tuhan? Menurut saya, kredo ‘tiada tuhan selain Tuhan’ mulai harus ditafsirkan secara materialis. Alih-alih tuhan politeis, tuhan (dengan t kecil) yang harus dinegasikan adalah tuhan intervensionis, yang menjamin kehidupan manusia (dan alam) itu sendiri. Tuhan yang berperan di semua aspek kehidupan. Tuhan yang bertindak sebagai, dalam psikoanalisa, yang-lain-yang-besar (Big Other) dengan kapasitasNya untuk mengatur semua hal dalam realitas, dimana ia menjamin semua makna yang ada dalam realitas itu sendiri. Tuhan ini tidak bisa ada, karena memang peranan intervensionis dia di ranah material ada pada hukum alam itu sendiri. Dalam hukum alam, keberadaan tuhan sebagai penguasa pengatur segala memang tidak diperlukan.

Mencicipi Selera Estetik ala Pierre Bourdieu

PEMIKIRAN Bourdieu tentang selera sebagai putusan estetis cukup menarik. Dikatakan menarik, karena jika selama ini soal putusan estetis hanya lazim berdenyut dalam wacana filsafat (semisal,

Pendidikan yang Memerdekakan

Foto diambil dari www.dailybruin.com   BERPENDIDIKAN dulu, lalu merdeka. Pemikiran seperti ini tidaklah sepenuhnya benar, malah sejurus mengarah pada kesesatan berpikir yang cukup akut. Akut

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.