Titian
CERITA PENDEK “Aha, Sobat. Ada yang mengganggu ketenangan kita rupanya.” “Ini perkara serius. Permintaannya sungguh terasa menarik-narik. Panggilannya seakan-akan nirtolak. Baiklah. Mungkin kita harus sekali
CERITA PENDEK “Aha, Sobat. Ada yang mengganggu ketenangan kita rupanya.” “Ini perkara serius. Permintaannya sungguh terasa menarik-narik. Panggilannya seakan-akan nirtolak. Baiklah. Mungkin kita harus sekali
DIA BARU SAJA menenggak habis bir Tequila di tangan kirinya, ketika aku tiba dan bergabung bersamanya di sebuah meja. Di sana ada beberapa kawan, tempat

Sosialisme abad ke-21 tidak bisa menghindari pertanyaan tentang hukum. Ia harus mengembangkan bentuk hukum baru yang tidak mengulangi kesalahan otoritarianisme, tetapi juga tidak tunduk pada legalisme liberal yang steril.
Sepanjang tahun 2006, sejumlah agenda transisi demokrasi berkait reformasi sektor keamanan, khususnya TNI berjalan lambat. Di sektor ini, Pemerintahan SBY-JK masih menjalankan reformasi TNI yang
Jadi begini. 7-Eleven yang akan saya bicarakan ini memang baru ada di Jakarta. Kota-kota besar yang lain barangkali masih menunggu giliran untuk dikunjunginya. Di Jakarta, bisa dikatakan, 7-Eleven masuk ke sebuah kota yang sesungguhnya sudah punya hampir semua hal. Yang saya maksudkan bukan semata perihal fasilitas, tetapi juga strata sosial. Sebuah ilustrasi mungkin bisa menggambarkan hal itu. Cobalah sesekali, di malam minggu, Anda jalan-jalan di sekitaran Jalan Sudirman, Jakarta. Jika Anda beruntung, Anda akan melihat mobil Ferrari, sepeda motor butut, sepeda kayuh, bahkan vespa yang dimodifikasi berbentuk pondok-pondokan di sawah, ada di atas satu ruas jalan yang sama di dalam radius sepenangkapan mata Anda. Dan Jakarta pun memungkinkan, seorang penulis yang saya lupa siapa, pernah menuliskan perihal ini dengan menarik: seseorang menyeruput kopi di sebuah gedung bertingkat dan ketika ia memandang ke bawah ia akan melihat seseorang yang lain sedang menyeruput kopi pula. Perbedaan antara keduanya adalah kopi yang ada di lantai ke sekian itu seharga setengah gaji orang yang sedang menyeruput kopi di bawah sana.

Salah satu akademisi yang banyak berkontribusi terhadap penafsiran marxisme adalah Althusser, yang membunuh istrinya sendiri.
Simak tulisan terbaru di rubrik Kajian dari Marta Harnecker berjudul: Militer Venezuela: Terbentuknya Sebuah Peyimpangan. Redaksi.
: Sumiati binti Salan Mustapa 1. Di dusunku tak ada kail dan jala penghidupan. Apalagi kolam susu sumber nafkahku. Itu cuma syair punya Koes
ANALISA EKONOMI POLITIK APA yang paling menakutkan elite kapitalis ketika terjadi krisis kapitalisme? Bangkrut? Keuntungan yang mendadak lenyap? Perang? Ternyata bukan itu semua. Sejarah krisis kapitalisme menunjukkan,
WACANA ‘Sekolah Minggu’ diluncurkan dengan gambaran tentang bagaimana secara historis sekolah formal di Indonesia tidak bisa terlepas dari konteks masyarakat yang melingkupinya. Pada jaman kolonial, sekolah formal di Indonesia didirikan sebagai mesin produksi Ambteenar Pemerintah Hindia Belanda. Mengutip Pramoedya, sekolah formal kala itu hanya melahirkan manusia bermental ‘jongos dan babu.’ Rupanya, kondisi semacam itu diwariskan sampai sekarang, ketika sekolah formal berada dalam sistem masyarakat kapitalis-industri. Sekolah formal kemudian berfungsi memperkuat sistem itu. Gagasan ini terbukti dengan kemunculan ‘buruh kerah putih’ yang berfungsi sebagai sekrup mesin produksi masyarakat kapitalistik. Alih-alih membebaskan muridnya, sekolah formal justru memperkeruh masalah dengan memunculkan ketidakadilan dan mempertegas segregasi kelas sosial dalam masyarakat.
jendral aku masih ingat kau membiarkan pasukanmu menyerbu kantor PDI itu terjadi tanggal 27 juli ‘96 di jalan diponegoro masikah kau ingat korban dibantai pasukanmu
Let’s Jazz Together? SOAL bagaimana menciptakan orkestrasi yang asyik di tengah kemandegan dan fragmentasi gerakan sosial, kok saya beberapa waktu lalu dapat inspirasi dari musik
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.