1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 213

Paling Sering Dibaca

Menyambut Hari Buruh 2012

KIRA-KIRA, apa yang akan menjadi isu ramai di hari Buruh tahun ini? Mari kita petakan masalah-masalah yang sebenarnya menjadi masalah kita bersama — intelektual, mahasiswa,

Sesudah Sekolah Minggu

TUILISAN ini melengkapi tulisan Berto Tukan, yang mengingatkan kita tentang sejarah sekolah modern dalam hubungannya dengan masyarakat kapitalis-industri. Berto menunjukkan hubungan intim antara ketidakadilan akses pendidikan dengan ketidakadilan dalam dunia kerja sistem ekonomi kapitalisme. Sistem pendidikan modern dan mekanisme proletarisasi subjek pendidikan adalah dua sisi dari mata uang yang sama; ketika lulus, seorang sarjana hanya bisa memilih untuk menjual keahlian yang terbatas pada apa yang telah diajarkan di sekolahnya. Karenanya, ia akan menjadi sebuah sekrup dari sebuah mesin raksasa, tidak lebih. Pilihannya adalah menjadi setia atau terbuang dari sistem, mengingat masih banyak sekrup-sekrup lain menanti.

Solidaritas, Bukan Sinisme

PELIKNYA peta politik Indonesia kini mulai makin terasa hingga permukaan. Semenjak terpilihnya Joko Widodo pada 2014, manuver elit yang saling menyerempet satu sama lain menjadi bagian

Sayonara, Tuan SBY

HALO Tuan SBY, Sebelumnya, maaf, saya tidak menyebut Anda sebagai Presiden. Jujur, karena dalam lima tahun terakhir ini, saya melihat negara kita berjalan layaknya tanpa

Investasi, Alih Fungsi Lahan, dan Kerusakan Ekologis di Haya

Protes dilakukan warga untuk menggagalkan operasi perusahaan, termasuk terhadap kriminalisasi dua warga masyarakat adat Negeri Haya yang dituduh merusak dan membakar fasilitas perusahaan. Perusahaan melaporkan mereka karena beberapa fasilitas terbakar akibat protes. Namun warga menolak keterlibatan sengaja.

Edisi LKIP16

Daftar isi LKIP edisi 16: Ruang Publik Dulu dan Sekarang (Teori, oleh Rianne Subijanto) Pameran Seni Baliho. Digital Print On Flexy China. Dimensi Variabel. 2014

Pengorbanan Terbaik Manusia Indonesia*

Untuk Sondang Hutagalung ‘Orang yang paling bahagia adalah mereka yang memberikan kebahagiaan terbesar kepada orang lain.’ (Status Facebook Sondang Hutagalung, 19 September 2011) ‘Untuk memberikan cahaya

Habib

Ketika Aktivitas Relijius Menyerbu Ruang Publik “MBAK, gak bisa lewat situ. Ditutup.” “Trus lewat mana?” Saya pasang muka bodoh. “Coba gang sebelah sana..” “Saya abis

Menggali Jejak Kebangkitan

BAGAIMANAKAH kita harus memaknai seratus tahun kebangkitan nasional? Rasa-rasanya, bagi kebanyakan orang saat ini, sebuah perayaan sebagai bentuk parade sukacita bukanlah pilihan. Tentu tak mungkin

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.