Dari Market Realism Menuju Alternatif di Amerika Latin: Obrolan Bersama Tariq Ali
RESTORAN Tjikini 17, Jakarta, 12 Oktober 2011, mendadak sesak. Hari itu, seorang penulis dan aktivis terkenal, Tariq Ali yang kini bermukim di London, Inggris, secara
RESTORAN Tjikini 17, Jakarta, 12 Oktober 2011, mendadak sesak. Hari itu, seorang penulis dan aktivis terkenal, Tariq Ali yang kini bermukim di London, Inggris, secara
Ilustrasi oleh Andreas Iswinarto HISTERIA anti komunis datang lebih cepat tahun ini. Bila biasanya ‘dirayakan’ menjelang tanggal keramatnya pada 30 September/1 Oktober, maka tahun ini
ARTIKEL Ignatius Wibowo dan Martin Manurung, sangat menarik untuk didiskusikan lebih lanjut. Kedua artikel itu, menggugat satu konsep sakral yang begitu dijunjung tinggi oleh kalangan

SEBELUM yang lain-lain, berdukalah atas penembakan awak redaksi Charlie Hebdo, Paris, pada 7 Januari lalu. Duka ini tidak melulu mesti dimulai dengan persetujuan atau ketidaksetujuan
Ada tiga orang kiri dalam tiga novel. ‘SEBAIKNYA kau pulang dan membuka bukumu, Sandip Babu. Kau keliru dengan ucap-ucapanmu. Itulah sulitnya kalau cuma tahu menghapal
Untuk Memperingati 82 tahun Sumpah Pemuda APABILA kita hidup delapan puluh dua tahun lalu saat Pemuda Muhammad Yamin, Amir Sjarifuddin, Assat dan Sukiman dan pemudi
MUHAMMAD Ridha melalui tulisannya yang berjudul Problem Negara dan TKI: Menempatkan Negara Kapitalis pada Tempatnya, yang mengritisi tulisan Hizkia Yossie Polimpung sebelumnya, menarik untuk didiskusikan lebih lanjut.
Dalam tulisannya ini, Ridha menyatakan bahwa analisa Polimpung, pertama, terlalu mengagungkan kedaulatan otonom negara. Menurut Ridha negara bukanlah entitas otonom karena ia tidak mampu berdiri berdaulat ketika berhadapan dengan kapital. Kedua, Polimpung ‘mengabaikan aspek basis sosial dan politik dari negara, yang di dalamnya berbagai relasi kelas-kelas sosial politik saling berkontradiksi satu dengan yang lain.’
Membaca tulisan dan analisa Ridha tersebut, kritik saya akan dibagi ke dalam dua bagian: pertama, kritik atas ide yang dikemukakannya berkaitan dengan teori tentang Negara; dan kedua, kritik atas bangunan tulisan Ridha.

Sebuah Tulisan untuk memeringati 40 hari wafatnya Pak Ben. SETELAH wafatnya Benedict Anderson pada 13 Desember 2015 lalu, hampir tak ditemukan reaksi tokoh NU
SETELAH satu dekade reformasi berjalan, kita temui kenyataan bahwa gerakan progresif secara politik kalah bertarung dengan sisa-sisa kekuasaan rejim orde baru dan kalangan reformis gadungan.
PERGULATANNYA dalam memperjuangkan demokrasi selama tiga dekade, membuat DR Arief Budiman cukup akrab dengan dinamika yang terjadi di dalam gerakan buruh Indonesia, yang merupakan salah

PADA PERTENGAHAN hingga akhir Juni lalu, scene seni rupa Jakarta dimeriahkan oleh festival seni media. Festival ini adalah citraan baru dari OK. Video yang menginjak

BARANGKALI BENAR apa yang dikatakan Seno Gumira Ajidarma. Katanya, homo Jakartensis hidupnya habis dimakan rasa takut atawa fobia. Nah, fobianya ini bisa macam-macam, dari yang
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.