1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 153

Paling Sering Dibaca

Asal-usul Kekerasan Negara

Sejarah Indonesia sejak zaman kolonial mengonfirmasi, rejim demi melanggengkan kekuasaannnya, selalu menggunakan tangan rakyat sipil untuk meneror rakyat sipil lainnya. Henk Nordholt, sejarawan asal Belanda, menunjuk pemerintah kolonial Belanda, dalam mempertahankan kekuasaannya memanfaatkan para Jago dengan membiarkan mereka melakukan tindakan kriminal dalam hubungan yang saling memanfaatkan. Kendati, seperti ditunjukkan Robert Cribb, fakta menunjukkan bahwa para pelaku kriminal juga berperan besar dalam perlawanan terhadap rejim kolonial, terutama sejak depresi ekonomi (great depression) 1932, di mana organisasi-organisasi gang tumbuh subur karena efek dari krisis itu.

Orde Baru lah yang meneruskan cara-cara regim kolonial dalam menebarkan teror dengan menunggangi kelompok-kelompok sipil. Dimulai dari pembantaian massal 1965, rejim ini juga membentuk dan memelihara organisasi-organisasi kepemudaan a la militer yang terlibat dalam aneka kekerasan: dari pembebasan-pembebasan lahan di kota dan desa untuk investasi, hingga kekerasan-kekerasan politik secara telanjang, seperti peristiwa penyerangan kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Juli 1996.

Tak Ada Demokrasi di Papua

 ‘Orang-orang Papua selalu jadi korban, diperkosa, dibunuh di mana-mana. Hak azasi orang Papua dicabut paksa oleh Amerika, Inggris, Australia, dan Indonesia … Kenapa saya ada

Demokrasi atau Barbarisme

Ada Hantu Bergentayangan – Hantu Orde Baru   Sebuah Uraian Tanggung Jawab KURANG dari dua bulan kita kembali akan menghadapi pemilihan umum presiden (pilpres). Pilpres

Pram & Arok

PEMBERONTAK, menurut Albert Camus, yaitu orang yang berkata tidak dan ya sekaligus. Ia berkata tidak terhadap penindasan yang menderanya; berkata ya sejak pertama kali akan

Bagaimana Pemodal Kuasai Lahan Desa?

HARIAN Kompas tanggal 28 Januari 2016, menurunkan sebuah berita utama yang jadi perbincangan, yaitu “Pemodal kuasai lahan desa”. Disebutkan bahwa ribuan hektar lahan desa kini

Harga BBM dan Dongeng Marhaen Dua Setengah Sen

SELASA, 18 November 2014, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago mengemukakan bahwa pemberian uang Rp200 ribu kepada 15,6 juta keluarga miskin sudah cukup untuk menutupi

Artikel Wilson di Rubrik ‘Bergerak’

Proposal ‘Konperensi Persatuan Gerakan Rakyat‘ mendapatkan tanggapan dari seorang kontributor IndoPROGRESS; Wilson. Menurut Wilson, kini saatnya seluruh elemen gerakan kiri mengadaptasi persatuan gerakan sebagaimana terjadi

Petaka Kemiskinan

Kemiskinan bukanlah fenomena baru. Banyak deskripsi tentang Eropa di abad ke-19, mengisahkan kehidupan masyarakat dan kondisi kerja yang mirip keadaan hari ini, di negera-negara berkembang.

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.